Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Islam Membuatmu Cantik dan Mulia

0

Oleh: Winda
Bondowoso
[email protected]

Cantik Itulah yang terlintas pertama kali di benak kita ketika mendengar kata ”WANITA”. Lalu bagaimana wanita cantik menurut kebanyakan orang? Pasti jawabnya adalah wanita yang punya kulit putih, hidung mancung, bibir mungil, rambut hitam lurus tergerai, ditambah tinggi badan yang semampai. Jika ini yang menjadi ukuran kecantikan , waah.. tentu jaman sekarang tidak akan sulit menemukan wanita seperti gambaran tadi.

Salon kecantikan dimana-mana, produk-produk kecantikan juga semakin banyak, sampai obat penambah tinggi badan pun ada. Memang wanita adalah perhiasan dunia. Namun ada banyak macam perhiasan, ada yang terbuat dari emas murni, ada yang imitasi bahkan ada yang dari besi. Tinggal pilih, kita (para wanita ) mau menjadi perhiasan murni apa imitasi. Jika kita ingin menjadi perhiasan seperti emas murni, maka seharusnya kita memantaskan diri untuk dihargai setinggi mungkin dengan menjaga kehormatan diri.

Tidak sembarangan bergaul, tidak sembarangan berpakaian, tidak sembarangan berbicara, karena yang sembarangan pasti tidak berharga. Jual mahal? Itu perlu. Karena yang murah mudah dijamah. Lalu apakah kecantikan fisik seseorang yang menentukan kemuliaannya?

Dalam Islam,tentu saja tidak. Dalam sebuah Hadits Bukhari Rasulullah bersabda “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada rupa dan harta kalian. Namun yang Allah lihat adalah hati dan amalan kalian.”

Nah, sudah jelas dalam Islam kecantikan fisik tidak akan menjadi pertimbangan Allah untuk memuliakan hambanya. Tapi keimanan dan ketaqwaan yang terwujud dalam keterikatan pada hukum syariat Islam itulah yang menjadikan kita mulia di hadapan Allah, mulia tingkat ekslusif! Islam melarang para wanita menjatuhkan harga dirinya dengan mengumbar aurat yang memudahkan ia diganggu atau dijahili orang lain. Islam mengatur bagaimana interaksi para wanita baik dalam kehidupan khusus maupun kehidupan umum.

Dan tentu masih banyak lagi aturan Islam yang memang diperuntukkan bagi wanita demi menjaga kesucian dan kemuliaan mereka. Salah, jika kita mengatakan Islam mengekang dan diskiriminatif pada wanita. Mari kita intip sejarah, sebelum Islam datang para wanita tak ubahnya bagai makhluk kelas dua. Ia tak ubahnya seperti hewan peliharaan yang bebas diperlakukan apa saja oleh tuannya. Bisa dijual, digilir ( naudzubillahi min dzalik ), pokoknya perlakuan terhadap wanita sebelum datang Islam sangat tidak manusiawi.

Lalu Allah merisalahkan Islam kepada Nabi Muhammad SAW yang dengannya para wanita ( terutama yang berhijrah masuk Islam ) terangkat dari kehinaan menuju kemuliaan. Dalam Negara yang menerapkan Islam, para wanita kafir pun mendapat perlakuan yang sama yakni dijaga dan dihormati, terjamin keamanan dan kehidupannya. Belum pernah ada satu sistem Negara yang begitu menempatkan wanita bagai mahkota perhiasan yang mesti dijaga dan dihargai.

Wahai wanita sesungguhnya Islam sangat menjaga dan memuliakan kalian! Dengan seperangkat aturannya Islam benar-benar memberi perlindungan, keadilan dan ketentraman bagi para wanita jika aturan ini diterapkan oleh Negara. Mengapa? Karena hanya dalam Negara yang menerapkan sistem Islam ia akan menjaga kehormatan wanita dengan sistem pergaulan Islam yang menjamin para wanita tidak diganggu, tidak didzolimi, tidak dilecehkan ,dan hak-haknya terpenuhi.

Rasulullah berpesan: “Wanita adalah tiang Negara, jikalau baik wanita maka baiklah Negara. Jikalau rusak wanita maka hancur Negara”. Tak heran jika Barat menyusupkan paham paham bukan dari Islam yang merusak kepada para wanita dengan dalih emansipasi dan modernisasi. Nilai wanita setara dengan materi yang bisa dihasilkannya.

Itulah paham kapitalisme! Semakin banyak rupiah yang dihasilkan , semakin tinggi orang memuliakannya. Inilah yang kemudian ’memaksa’ para wanita untuk melakukan apa saja demi materi. Masih untung jika ia mendapatkannya dengan jalan yang halal, namun tak sedikit yang terjebak melakukan perbuatan yang hina dan diharamkan agama demi materi yang ia cari.

Jujur, fitrah wanita memang ingin diperlakukan seperti perhiasan termahal di duia. Karenanya wahai wanita sadarlah!. Kembalilah pada Islam, pahami syariatNya dan mari kita berlomba untuk menerapkannya demi kebaikan kita didunia dan akhirat karena memang Islam itu Rahmatan Lil ’Alamin . Wassalam. []

 

 

Sumber: Islampos



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas