Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Saudariku, Gunakan Pena untuk Mengikat Sebuah Ilmu

0

Oleh : Khusni Tamrin
Fak. Syari’ah dan Hukum IAIN RIL
[email protected]

Menuntut ilmu merupakan sebuah kebutuhan bagi seorang manusia, terlebih jika menginginkan sebuah kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat. Karena kemuliaan tidak bisa diraih dengan cara yang praktis dan mudah bagi seorang yang bukan keturunan bangsawan.

Islam memerintahkan supaya kaum muslimin jangan berhenti dalam menuntut ilmu walaupun sudah berusia lanjut. Allah SWT. Berfirman Q.S. al-Mujadalah : 11 yang artinya: “…Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” dan Rasulullah bersabda:

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ

“Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang,” (HR. Turmudzi).

Dari ayat dan hadis tersebut dapat di pahami bahwasannya menuntut ilmu itu sangatlah penting karena menuntut ilmu merupakan salah satu jihad fisabilillah dan apabila seseorang yang sedang menuntut ilmu kemudian meninggal maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mati dalam keadaan syahid.

Selain itu, kita sebagai muslim juga harus giat dalam menuntut ilmu baik itu di bangku formal seperti sekolah atau perkuliahan maupun di tempat non-formal sepeti pengajian, supaya kita tidak dibodohi oleh orang-orang kafir yang mengerti akan ilmu pengetahuan.

Dalam menuntut ilmu ada beberapa hal yang harus dihindari agar ilmu tersebut bermanfaat dan tidah mudah lupa dalam ingatan. Seperti nasihat Imam Syafi’i: “Ilmu itu ibarat binatang buruan, sedangkan pena adalah pengikatnya maka ikatlah buruan dengan ikatan yang kuat.” []

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline