Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Masa Lalu Istri Buruk, Begini Menyikapinya!

0

Memang, apa yang kita lihat pertama kali, terkadang jauh berbeda dengan kenyataannya. Penampilan dan sikap yang menutupi seseorang, membuat sesuatu yang menjadi rahasianya tertutupi. Begitu pun dengan memilih calon pendamping hidup.

Hal utama yang mungkin sebagian besar dilihat oleh seorang laki-laki ketika memilih pasangan hidupnya adalah kecantikan dan penampilan. Tentu ia juga mungkin akan mencoba mencari tahu keburukannya. Namun sayang, terkadang pihak keluarga atau orang terdekatnya terkadang sering menutupi, tentunya agar seorang perempuan itu terlihat baik.

Barulah setelah pernikahan, semua yang ada pada dirinya perlahan-lahan mulai terlihat. Baik dan buruknya terbuka. Hingga masa lalu yang kurang menyenangkan pun kini terungkap. Seperti halnya pernah melakukan pacaran sebelum menikah. Lalu, bagaimana jika hal itu terjadi? Apa yang harus dilakukan seorang suami kepada istrinya yang memiliki masa lalu buruk?

Jika sang istri telah istiqamah dan bertobat kepada Allah ‘Azza wa Jalla, meninggalkan hal-hal yang haram, serta tidak keluar dengan laki-laki asing lagi, maka pertahankanlah ia sebagai istri dan tutuplah aibnya rapat-rapat. Barangsiapa menutup aib seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya, baik di dunia maupun di akhirat. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, mengampuni dan menerima tobat orang yang bertobat. Kita juga harus memaafkan dan bergaul dengan orang yang bertobat dengan kondisinya yang baru serta membantunya untuk terus bertobat. Orang yang telah bertobat dari suatu dosa itu laksana orang yang tak berdosa.

Tindakan suami yang menutupi aib istri dan mempergaulinya dengan baik dapat membuahkan manfaat yang besar dalam keistiqamahan istri. Tindakan ini bisa memberikan motivasi kepadanya untuk melanjutkan kehidupan yang suci dan luhur. Sang suami pun berhak mendapat pahala yang besar karena tindakannya menutupi aib istri, menjaga kesuciannya, menjauhkannya dari kemungkaran, serta membantunya untuk istiqamah dan hidup di bawah perlindungannya, di dalam rumah tangga yang suci.

Namun, jika istri tersebut masih terus berada di atas kesesatannya dengan terus pergi dengan laki-laki asing, mengerjakan hal-hal haram dan tidak menjauhinya, serta tidak mau bertobat meski telah dinasihati, maka kami sarankan kepada lelaki tersebut untuk melepasnya. Yakinlah, Allah akan memberinya rezeki dengan selain dirinya.

Adapun jika istri telah bertobat namun suami tidak bisa bersabar atas apa yang dilakukan istri di masa lalu, selalu muncul bayangan buruk yang membuatnya susah tidur serta khawatir jika kamu mempertahankan istri, kamu akan menzaliminya dan memperlakukannya dengan buruk meski istri telah bertobat, maka kamu boleh menceraikannya. Hal ini bertujuan agar dia bisa tenang dan terhindar dari perbuatan zalim.

Meski demikian, sebaiknya kamu mencermati kembali nasihat yang telah kami sebutkan di bagian awal dari jawaban ini. Cobalah kamu renungkan keadaan dirimu sendiri, karena sebagai manusia juga, kamu mempunyai kesalahan di masa lalu maupun di masa akan datang. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni dosa-dosa kita dan keluarga. []

 

Sumber: Islampos

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline