Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Sungguh Anakku Telah Mengajariku

0

Aku adalah salah satu karyawan di perusahaan swasta, aku telah menikah cukup lama dan sudah dikaruniai tiga orang anak. Anakku yang pertama masih kelas dua SD, kemudian yang kedua masih kelas satu SD dan yang terakhir masih balita. 

Awalnya tidak pernah kupikirkan bahwa anakku akan membuatku sekagum ini. Awal cerita, aku di PHK dari pekerjaanku. Karena hal ini, kami harus mengangkat kaki dari kontrakan. Karna pemilik kontrakan tidak mampu membayar hutangnya. Dan dikabarkan bahwa kontrakan akan disita besok harinya sekitar pukul 09:00 pagi.

Kami sekeluarga akhirnya harus angkat kaki dari kontrakan dan berencana akan tinggal di mesjid untuk beberapa waktu. Namun karena melihat istriku yang menangis tidak henti-hentinya, akhirnya aku memutuskan untuk tinggal satu malam lagi di rumah itu.

Ketika malam gelap telah berlalu, tepatnya pukul 04:00 shubuh, aku terkejut dan kagum melihat anakku yang sulung sedang melaksanakan salat tahajud, karena kami sendiripun sebagai orangtua belum pernah melihat anak kami yang baru kelas tiga SD ini salat tahajud sebelumnya. Ketika dia berdoa yang kami dengar hanya bacaan surat Al-Fatihah dan tidak ada doa lain yang dia ucapkan selain Al-Fatihah, mungkin bisa sampai ratusan kali atau bahkan lebih dengan menengadahkan tangannya ke atas.

Setelah selesai salat, dia berkata pada ibunya, ”Bu, Rafi pernah dengar dari Pak Ustadz kalau Allah senang mendengar surat Al-Fatihah. Rafi baru inget tadi malam. Ya udah, Rafi minta sama Allah denga Al-Fatihah itu supaya tidak pergi dari sini,” ujar Rafi dengan wajah polosnya

“Iya, Semoga saja Nak,” jawab istriku dengan matanya yang berkaca-kaca.

Tetiba, setelah salat subuh ponselku berbunyi dan ternyata Pak Mughni, mantan bosku menelpon. Setelah berbincang sekian lama dan Pak Mughni mengetahui perihal musibah yang sedang kami alami, lalu beliau menyuruhku untuk mengurus vilanya yang baru direnovasi. Vila itu terbilang mewah, luas dan letaknya sangat strategis.

Akupun mengabarkan hal ini kepada anak dan istriku, kemudian langsung kupeluk anakku Rafi dan kuucapkan banyak terimakasih padanya, kulihat keduanya begitu senang dan haru.

“Doamu dikabulkan Nak. Alhamdulillah. Hari ini kita jadi pindah dari sini. Tapi pindahnya ke rumah yang lebih bagus dari rumah ini,” ujarku sambil memeluk Rafi.

Sungguh maha besar Allah yang menciptakan langit dan bumi. Doa anakku terkabul dan membuat aku mendapatkan pekerjaan sekaligus tempat untuk berteduh di kala siang dan malam. Terimaksih Ya Rabb. []

Sumber: Renungan Islam
Redaktur: Siti Kholilah