Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hidup dengan Pertolongan Allah

0

Ukhti, sebenarnya jika Allah menolong kita niscaya akan ringan dan mudah bagi kita menjalani hidup ini. Seberat apapun episode kehidupan yang sedang kita jalani. Sedangkan jika Allah tidak menolong kita, maka pasti berat bagi kita menjalani hidup ini, masalah sepele pun akan terasa besar dan rumit.

Orang yang tidak mendapat pertolongan Allah akan sibuk membesar-besarkan masalah yang sebetulnya sepele. Dia juga akan sibuk menyalahkan orang lain tanpa mau sedikitpun memeriksa kesalahan dirinya sendiri. Keadaan seperti ini akhirnya hanya semakin merumitkan masalahnya.

Oleh karena itu Ukh, janganlah takut pada masalah. Namun, takutlah ketika kita tidak ditolong Allah. Inilah kuncinya. Lalu, bagaimana agar kita ditolong oleh Allah? Dalam Al Quran Allah SWT berfirman,

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar,” (QS. Al Baqarah [2] : 153).

Sabar dan shalat adalah pembuka jalan pertolongan Allah. Bersabarlah setidaknya pada tiga tempat.

Pertama, sabar ketika mentaati Allah.

Kedua, sabar ketika menjauhkan diri dari kemaksiatan.

Ketiga, sabar ketika menghadapi kejadian yang tidak diharapkan, yaitu musibah.

Kunci kedua pembuka jalan pertolongan Allah adalah shalat. Shalat adalah doa yang paling lengkap.

Dan, Allah menjanjikan bahwa barangsiapa yang berdoa kepada-Nya, niscaya Allah akan mengabulkannya. Apalagi jika shalat kita lakukan dengan khusyu, penuh kesungguhan, maka hal ini akan berbuah menjadi perilaku yang Allah ridhai. Semakin berkualitas shalat kita, semakin berkualitas akhlak kita, maka semakin dekat kita dengan kemudahan dalam hidup ini. Inilah pertolongan Allh.

Semoga kita termasuk orang-orang yang ditolong oleh Allah SWT. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin. []

 

Sumber: www.facebook.com/KH.Abdullah.Gymnastiar



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas