Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Bahkan Shalat pun Membutuhkan Keikhlasan

0

Ukhti, ketika seseorang telah menetapkan hatinya hanya kepada Allah, menghilangkan segala sesuatu kecuali atas ridha Allah, harapan satu-satunya hanyalah Allah, apa yang dilakukan hanya untuk Allah, maka hatinya telah ikhlas. Keikhlasannya itu akan membawanya pada ketenangan menuju Allah, kapan saja dan di mana saja.

Shalat adalah ibadah yang paling diperhitungkan dalam Islam. Allah tidak akan melihat ibadah lainnya, sebelum shalat. Ketika shalat seseorang baik, maka ibadah lainnya akan ikut baik, dan bertambah bobot pahalanya.

Shalat sendiri adalah ibadah jasmani dan rohani sekaligus. Gerakan dan bacaannya merupakan tugas jasmani, dan merasakannya merupakan tugas rohani. Anggota tubuh melaksanakan gerakan ilahiyyah, dan hati menetapkan perasaan kepada Allah. Dengan demikian, jasmaninya ‘membumi’ dan rohaninya ‘melangit’, menuju Allah.

Perpaduan antara jasmani dan rohani dalam suatu tujuan di atas (dalam shalat), menuntut manusia kembali pada firahnya. Melupakan segala yang ia miliki di muka bumi demi mencapai ridha Allah. Ketika seseorang mampu memaksimalkan keduanya, maka itulah yang disebut ikhlas.

Shalat yang baik membutuhkan keikhlasan dari pelakunya. Ikhlas menghadap Allah. Tidak ada gunanya shalat tanpa keikhlasan, bahkan bisa jadi malah menjadi beban. Oleh karenanya, Ukh, keikhlasan merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh orang yang shalat. Sebab, orang yang ikhlas dalam shalat, niscaya akan mendapatkan kekhusyukan. []

 

Sumber: Terapi Hati/Amin Syukur dan Fathimah Usman/Erlangga



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas