Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

“Muqaddimah” Sebelum Hubungan Intim

0

Sebagaimana yang telah masyhur diketahui, salah satu “muqaddimah” saat hendak melakukan hubungan intim adalah seorang suami “bermain-main” dengan payudara istrinya. Pada titik ini, terdapat sensor-sensor yang dapat membantu sang istri dalam meningkatkan gairahnya.

Nah, kemudian, bagaimana jika istri dalam masa menyusui anak, dan air susu itu terminum atau diminum dengan sengaja oleh suami saat sedang bercumbu dengannya?

Maka disini, air susu itu tidak berpengaruh terhadap menjadi mahram atau tidaknya meski diminum sebanyak apapun oleh sang suami. Tidak ada pengaruhnya bahwa suami akan berstatus anak bagi sang istri.

Suami boleh bersenang-senang dengan apa yang ada pada istrinya selama tidak bertentangan dengan syariat. Seorang suami hendaknya tidak terburu-buru saat hendak melakukan hubungan intim dengan istrinya.

Sebagaimana Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Janganlah salah seorang dari kalian menjima’ istrinya seperti binatang ternak mendatangi pasangannya. Tetapi hendaklah ada ar rasuul antara keduanya.”

Ditanyakan kepada beliau, “Apakah ar rasuul itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ciuman dan kalimat-kalimat obrolan (mesra)” (HR. Ad Dailami)

Ibnu Qudamah rahimahullah: ”Dianjurkan (disunahkan) agar seorang suami mencumbu istrinya sebelum melakukan jima’ supaya bangkit syahwat istrinya, dan dia mendapatkan kenikmatan seperti yang dirasakan suaminya.”

Hal itu akan membuat istri lebih merasa tenang dan mengurangi rasa gugup keduanya, selain dari menambah romantisme dan keharmonisan hubungan suami istri. []

 



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas