Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Kamu Jomblo? Begini Ikhtiar dalam Mencari Pasangan

0

Mungkin kita bertanya-tanya, bagaimana tahapan dan ikhtiar yang bisa diusahakan untuk menjemput jodoh dalam Islam? Apakah harus dengan berpacaran dan bergonta-ganti pasangan, jika cocok lanjut jika tidak maka tinggalkan. Itu salah besar!

Ikhtiar dalam Islam itu sederhana dan mudah untuk dilakukan, diantaranya :

1. Memperbanyak Munajat
Salah satu hal yang menghalangi sehingga seseorang belum bertemu jodohnya adalah kurangnya ia berdoa kepada Allah. Ia malas meminta kepada Allah, sehingga Allah pun tidak berkenan untuk memberikan petunjuk baginya.

Maka, berdoalah kepada Allah agar dijadikan sebagai pria yang shalih atau muslimah yang shalihah dan mohon dibimbing, diberi petunjuk dalam mencari jodoh yang baik.

Berdoalah seba’da shalat. Mintalah doa dan juga restu dari orang tua. Karena doa orang tua, terutama ibu adalah doa yang cepat dikabulkan oleh Allah.

2. Meminta Orang Tua/Wali untuk Dicarikan Jodoh
Meminta orang tua, wali untuk mencarikan jodoh termasuk usaha dalam menjemput jodoh.

Sampaikan kepada orang tua bahwa kriteria jodoh kamu adalah yang baik agamanya dibandingkan dengan kriteria yang lain.

Mintalah orang tua kamu untuk obyektif dalam mencarikan pasangan, karena acapkali orang tua karena janjinya kepada seseorang untuk memasangkan anaknya menjadikan ia tidak obyektif memilih jodoh.

3. Melalui Mediator ‘Mak Comblang’
Mediator dalam mencari pasangan hidup bisa dari teman baik kita, sahabat seperjuangan kita atau melalui ustadz atau guru mengaji kita.

Mediator atau orang-orang terdekat kita ini, bisa dibilang sudah mengetahui karakter atau selera kita. Sehingga lewat kenalan atau jaringannya, bisa saja ia menemukan seseorang yang cocok dengan kita.

4. Memperbanyak Amal Shalih
Di antara amal shalih yang penting untuk dilakukan dalam persiapan menjemput jodoh Islami adalah dengan memperbanyak shadaqah dan infak di jalan Allah.

Amalan-amalan shalih ini adalah salah satu rahasia cepatnya Allah meng-ijabah, mengabulkan doa kita.

5. Jangan Menyerah dan Husnudzan pada Allah
Dalam berikhtiar mencari jodoh, maka kita jangan berputus asa jika pada sampai saat ini belum diijabah dan bertemu dengan pendamping hidup yang kita inginkan.

Berputus asa dalam mencari jodoh akan mendorong kita berhenti untuk mencari dan mematut diri untuk ‘menjadi’ orang yang lebih baik. Jika kita menyerah, maka sama saja kita menutup pintu rahmat dari Allah.

Tetaplah berpikir positif, berhusnudzan kepada Allah. Ingatlah, bahwa ada pahala besar yang diberikan oleh Allah bagi hambaNya yang mengikuti cara-cara Islami dalam ikhtiarnya mencari jodoh.

Ingatlah salah satu hadits Qudsi berikut ini, mengenai pentingnya berhusnudzan kepada Allah.

Loading...

“Aku selalu sesuai dengan persangkaan hamba-KU kepada-KU. Dan aku selalu menyertainya ketika ia berzikir kepada-KU. Dan jika ia ingat pada-KU dalam jiwanya, maka AKU pun mengingatnya dalam Zat-KU. Dan jika ia ingat pada-KU ditempat ramai, AKU pun mengingatnya ditempat ramai yang lebih baik daripadanya. Jika ia mendekat pada-KU sejengkal, AKU pun mendekat kepadanya sehasta. Jka ia mendekat sehasta, Aku pun mendekat kepadanya satu depa. Dan jika ia datang kepada-KU dengan berjalan, AKU pun akan datang kepadanya dengan berlari cepat,” (Hadist Qudsi).

Berburuk sangka kepada Allah, merupakan perkara yang bisa menangguhkan jodoh.

Semisalnya kamu sekarang sudah berumur 30 atau 35 tahun, maka janganlah merendahkan keyakinan Anda dengan berkata,

“Saya sudah berumur 35 tahun, mustahil saya mendapatkan jodoh yang berumur 30 tahun”.

Bagi Allah, bukan sebuah kemustahilan kamu akan mendapatkan pendamping hidup yang berumur 25 tahun.

Oleh karena itu, keyakinan dan sangkaan yang baik harus selalu dihadirkan dalam keyakinan kita dalam menanti jodoh. Selamat berikhtiar. []

Sumber: Medium

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline