Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Wahai Istri Bantulah Suami Menggenapkan Separuh Din

0

Pernikahan adalah menggenapkan separuh din, untuk itu di dalamnya membutuhkan kerjasama yang saling menguntungkan antara suami istri. Pihak yang satu membantu pihak yang lain dan tidak ada pihak yang boleh menjadi fitnah bagi yang lainnya. Dan jika istri terlebih dulu memiliki niat dan pengetahuan yang baik, maka ia harus membantunya dalam menggenapkan separuh din. Membantu suami dalam menjalankan ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang Allah karuniakan perempuan shalihah, maka sesungguhnya ia telah membantu separuh agamanya. Maka bertaqwalah kepada-Nya untuk separuh lainnya.” (HR. Hakim)

Setengah keimanan suami berada di tangan istri yang shalihah. Bantulah suami menjadi sosok yang lebih baik pemahaman agamanya dari hari ke hari. Sehingga suami bisa menjadi teladan di tengah-tengah keluarga dan masyarakatnya.

Pada suatu hari para sahabat radhiyallahu `anhuma bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bertanya tentang harta yang paling baik. Beliau menjawab, “Sebaik-­baik harta adalah lisan yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur dan istri mukminah yang membantu keimanannya.” (HR. Tirmidzi)

Di antara pasangan suami istri harus ada kebiasaan saling mengingatkan dalam menjalankan agama. Ketika seorang lalai atau mulai melemah, maka pihak lainnya mengingatkan dan menguatkan.

Rasulullah  mendoakan pasangan suami istri yang saling mendukung dalam taat beribadah. “Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di malam hari, kemudian shalat dan membangunkan istrinya, kemudian ia shalat. Jika istrinya itu enggan, maka ia memercikan air di wajahnya. Semoga Allah merahmati seorang perempuan yang bangun di malam hari, kemudian shalat dan membangunkan suaminya. Jika suaminya itu enggan, maka ia memercikkan air ke wajahnya.” (Shahih, dalam Shahih Jami’)

Saling mendukung dan mendorong dalam melakukan ibadah baik wajib maupun sunnah. Jika suami belum tergerak memperbaiki ibadahnya, maka doronglah dengan cara yang makruf, berdoalah dan teruslah perbanyak ibadah kita hingga ia pun tergerak. []

Sumber: Majalah Aulia

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Maaf Ukhti Antum Offline