Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Noda di Hati yang Menghalangi Ibadah

0

Kita mengatahui keutamaan shalat malam, kita mengetahui keutamaan membaca Alquran, dan ibadah-ibadah lainnya selain yang wajib. Namun, entah mengapa kita merasa sulit untuk melakukannya. Mungkinkah ada noda di hati kita sehingga menghalangi ibadah yang ingin kita lakukan.

كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka. (Al Muttafifin: 14)

Kata رَانَ diterjemahkan dengan menutupi dapat juga diterjemahkan noda, noda adalah sesuatu yang menutupi. Menutupi hati, noda di hati dikarenakan dosa dan maksiat yang dilakukan. Seperti noda di pakaian noda akan membuat pakaian menjadi tidak bersih dan bagus lagi. Kita tentu merasa sayang ketika baju kesayangan kita kemudian terkena noda yang sulit hilang. Biasanya kita akan melakukan berbagai cara untuk menghilangkan noda tersebut, mulai dari cairan pembersih hingga memasukkan baju kita ke jasa laundry profesional.

Lalu bagaimana jika hati kita yang memiliki noda? Bukankah hati justru yang paling utama dalam setiap amal dan ibadah kita.

“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Hati kita ibarat kaca jendela, ketika kaca jendela kita tidak bersih atau tertutup debu dan kotoran, kita akan melihat sesuatu dengan tidak jelas dan mungkin penuh dengan prasangka. Ketika kita bersihkan kaca itu dari debu dan kotoran baru kemudian kita dapat melihat dengan bersih.

Debu dan kotoran bagaikan dosa yang menodai hati kita. Setiap maksiat yang kita lakukan seperti satu titik noda dalam hati, dan kemudian titik tersebut bagai terkena titik di kertas yang terkena tetesan air menjadi noda yang melebar ketika maksiat dan dosa terus kita lakukan.

Taubat dan istighfar adalah cairan pembersih untuk hati. Inilah mengapa Nabi Muhammad pun menganjurkan umatnya untuk memperbanyak istighfar. Setiap habis shalat wajib pun kita dianjurkan untuk beristighfar setelah salam.

Hilangkanlah noda yang terdapat dalam hati kita, bersihkanlah dengan taubat dan istighfar. Jangan biarkan noda menjadi karat dalam hati dan membuat kita semakin enggan beribadah kepada Allah. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas