Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Obatilah Mandul dengan Cara Ini

0

Anak merupakan karunia dari Allah dan adalah hak preogratif Allah memberikan anak pada pasangan yang dikehendakinya. Memanglah manusia yang berupaya, tetapi segala upaya yang kita lakukan tak akan ada artinya jika Allah tidak berkendak. Ada pasangan yang sangat mudah memiliki anak; satu, dua bahkan hingga lima atau lebih. Namun ada juga yang telah menikah hingga belasan tahun belum dikaruniai anak. Dan biasanya upaya kemudian berhenti ketika vonis mandul kemudian disematkan pada salah satu pasangan atau keduanya.

Wahai suami istri, janganlah pernah berputus asa dengan rahmat Allah. Ingatlah akan kisah Nabi Zakaria yang Allah karuniakan anak di usia yang telah tua dan istrinya adalah seorang yang mandul. Nabi Zakaria memang seorang Nabi, namun ia juga seorang manusia biasa. Lihatlah ia pun hingga perlu meminta bukti dan tanda dari kebenaran yang disampaikan malaikan Jibril bahwa ia akan dikaruniai anak. Dan Allah memberinya tanda bahwa Nabi Zakaria tidak akan dapat berbicara selama beberapa waktu. Jadi janganlah berputus asa, mandul dapat diobati.

Diriwayatkan oleh Abu Hanifah dalam musnadnya dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma: Bahwasanya ada seseorang yang datang menghadap Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidak diberi anak, dan aku tidak memiliki anak seorang pun.” Beliau Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda: “Di mana kamu dengan banyak beristighfar dan sedekah yang dengannya engkau akan diberi anak?” Maka orang itu pun memperbanyak sedekah dan istighfar. Dia pun mendapatkan sembilan orang anak laki-laki.

Al Allamah Mulla Ali al-Qari dalam syarah hadits ini mengatakan, “Kemungkinan hadits ini dikutip dari firman Allah Ta’ala yang menceritakan tentang Nabi Nuh:

“Maka aku katakan kepada mereka: “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan  anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai (QS. Nuh: 10-12)

Dalam hadits lain juga disebutkan: “Barangsiapa yang memperbanyak istigfar, niscaya Allah akan memberi penyelesaian bagi setiap permasalahan dan jalan keluar bagi setiap kesempitan, serta memberi rezeki dari sisi yang tidak disangka-sangka.” (Diriwayatkan oleh Ahmad dan al-Hakim dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma)

Berbaiksangkalah pada Allah dan jangan biarkan segala perkataan negatif dari sekitar mempengaruhi pikiran dan hati kita, karena Allah sesuai dengan persangkaan hamba-Nya. []

Sumber: Prophetic Parenting, DR. Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid, Pro-U Media

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Maaf Ukhti Antum Offline