Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Tips Menjaga Kesehatan dan Pasokan ASI Selama Ramadhan

0

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ibu menyusui yang sedang berpuasa harus yakin bahwa Allah akan memberikan susu untuk bayi mereka. 

Kekhawatiran ASI yang berkurang ketika ibu menjalankan puasa adalah wajar, memohonlah pada Allah agar diberikan ASI yang cukup bagi sang buah hati. Perasaan haus setelah menyusui itu adalah wajar, namun bukan berarti ASI menjadi menurun dan tidak berkualitas karena kita berpuasa.

Cobalah untuk menyibukkan diri dengan dzikir (mengingat Allah) dan pembacaan Alquran. Agar hati kita menjadi tenang dan produksi ASI lancar, tidak berkurang karena kecemasan atau kekhawatiran kita. Karena produksi ASI erat kaitannya dengan emosional dan hormon kita.

Tetap terhidrasi berarti mengisi cairan saat berbuka dan sahur dan menghindari minuman yang mengandung kafein dan cairan berkarbonasi seperti minuman bersoda. Minuman ini dapat membuat dehidrasi. Minumlah air mineral, teh herbal dan jus buah segar.

Jangan mencoba untuk minum semua cairan sekaligus saat sahur atau berbuka melainkan dengan memberi jeda selama periode tersebut. Mengatur jadwal minum dengan moderasi setiap jam dalam semalam. Selain itu jangan hanya mengisi cairan saja, sangat penting untuk mendapatkan nutrisi dan kalori dari makanan kita.

Mintalah Bantuan. Beberapa hari sebelum puasa, menulis jadwal dan berdiskusi dengan anggota keluarga bagaimana mereka dapat membantu Anda dengan tugas-tugas rumah sehingga Anda tidak kelelahan yang menyebabkan ASI berkurang. Jika Anda seorang wanita yang bekerja, duduk dan beristirahat sesekali dalam beberapa saat di siang hari.

Menyusui sementara Anda juga memiliki anak-anak lain yang juga tengah aktif  merupakan tantangan tersendiri, bahkan tantangan yang lebih lagi saat puasa. Rencanakan kegiatan untuk menjaga anak-anak sibuk sepanjang hari. Memiliki kotak aktivitas yang dibuat sebelum puasa. Isi kotak aktivitas dengan bahan seni-dan-kerajinan, buku mewarnai, dan buku cerita.

Anda tidak dapat menghabiskan seluruh waktu Anda melakukan kegiatan bersama-sama, sementara Anda pun harus tetap fokus pada Anak yang tengah dalam masa menyusui dan memberikan perhatian sepanjang waktu untuk semuanya. Itu tidak berarti Anda tidak dapat mengatur mereka untuk memperkaya Ramadhan, bahkan saat Anda sedang sibuk menyusui. Ada banyak kegiatan dan buku-buku kisah-kisah Islami yang dapat Anda bacakan, sehingga meski dengan bermain, mereka dapat belajar.

Rencanakan Makanan Anda. Merancang menu untuk sepekan akan membantu menghemat banyak waktu. Hal ini memastikan bahwa di awal pekan dimulai dengan menyiapkan semua bahan-bahan, dan bahkan ketika hal-hal mendadak muncul, seperti janji yang tak terduga, kita tidak benar-benar kesusahan karena beberapa makanan yang sudah dipersiapkan.

Anda juga dapat mengambil waktu istirahat dari memasak dengan mengundang orang lain untuk berbuka bersama dengan gaya berbuka yang saling menyiapkan makanan sehingga dapat bertukar atau mengunjungi keluarga atau berbuka di masjid-masjid tertentu yang memiliki kegiatan kajian yang menarik.

Istirahat dan Jangan Stress. Tidur siang sebagaimana sunnah Rasulullah akan sangat membantu. Istirahat adalah penting untuk menjaga tingkat energi Anda dan menekan tingkat stres Anda ke bawah. Dan seorang ibu yang cukup istirahat berarti dia akan dapat melakukan ibadahnya dan memberi makan bayinya. []

Sumber: onIslam

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline