Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Tetes Air Mata Ramadhan

0

Segala puji bagi Allah yang tidak melupakan hamba yang mengingatNya…

yang tidak mengabaikan permintaan hambaNya…

yang memberikan balasan berupa kebaikanNya…

sumber segala kebaikan yang tidak pernah putus…

sumber segala nikmat yang tidak pernah habis…

Ya Allah, betapa banyak nikmatMu kepadaku,

namun sangat sedikit sekali yang aku syukuri…

Begitu banyak ujian dan cobaan yang Engkau turunkan, namun diriku belum bersabar diri…

Ya Allah, jadikanlah nikmat yang Engkau berikan kepadaku sebagai sarana agar aku selalu tetap taat kepadaMu, dan janganlah Engkau jadikan nikmat itu sebagai sarana untukku selalu bermaksiat, lupa diri, lalai dan sombong…

Ya Allah, apapun yang terjadi padaku, berilah kesempatan kepadaku untuk kembali bertaubat…

Ampuni sekecil apapun segala khilaf, salah dan dosaku, dan terimalah sekecil apapun semua kebaikan yang pernah aku lakukan…

Ya Allah, dengan kemuliaanMu dan kehinaanku, dengan kekuatanMu dan kelemahanku, serta dengan kecukupanMu dariku dan kefakiranku kepadaMu…

Hamba-hambaMu selain diriku sangatlah banyak, tapi aku tidak memiliki sesembahan selain Engkau…

Walau Engkau tidak membutuhkanku, tapi aku sangat membutuhkanMu…

Tiada tempat kembali dan menyelamatkan diri selain kepadaMu…

Tiada lagi tempat mengadu dan bersandar selain hanya kepadaMu…

Loading...

Ya Allah, usahaku untuk meraih SurgaMu sangatlah lamban, dan semangatku untuk menjauhkan diri dari api NerakaMu sangatlah lemah…

Aku tidak sabar atas panasnya matahariMu, lalu bagaimana mungkin diriku bisa sabar atas panasnya NerakaMu?

Aku tidak sabar atas suara petirMu, lalu bagaimana mungkin diriku bisa sabar atas suara azabMu?

Jika yang bisa berharap kepadaMu hanyalah orang yang baik, lantas kepada siapakah seorang pendosa berharap dan berdoa?

AmpunanMu lebih luas dari pada dosa-dosaku, dan rahmatMu lebih aku harapkan dari pada amalanku…

Aku sujud sementara air mataku berlinang…

hatiku risau atas dosa yang telah diperbuat…

sedih terpejam dan penuh penyesalan…

Aku penuhi lagi panggilanMu…

Aku sambut lagi seruanMu…

Aku ikrarkan lagi janji kepadaMu…

Aku hadirkan lagi hati untuk berdo’a dengan rasa takut, mencucurkan air mata dan bergemetarnya badan, maka terimalah taubat nasuhaku…

Terimalah shalatku, puasaku, ruku’ku, sujudku, bacaan al-Qur’anku, doa-doaku, dan seluruh amal shalihku meskipun sedikit dan belum sempurna…

Ya Allah, dengan kondisiku yang jauh dari rasa syukur kepada-Mu, maka janganlah Engkau usir diriku dari pintu rahmatMu…

Ya Allah, dengan kondisiku yang masih sulit untuk tersentuh dan menangis karena takut kepadaMu, janganlah Engkau usir diriku dari pintu ampunanMu…

Ya Allah, jika Engkau tidak lagi memperdulikanku dan tidak lagi mengasihaniku yang selalu berlumuran dosa dan maksiat, maka kepada siapakah aku akan mengadu yang dapat menyelamatkanku dari azab dan murkaMu?

Ya Allah, jika Engkau tidak lagi membuka pintu maafMu kepadaku, niscaya diriku akan menjadi orang yang akan menjalani suu’ul khatimah, dan aku…dan aku…dan aku tidak menginginkannya… []

 

Oleh: Ustadz Najmi Umar Bakkar

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline