Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hanya 10 Ramadhan

0

Oleh: Ustadz Fathudin Jafar

Saudaraku yang dirahmati Allah…

Ramadhan dengan segala aturan dan aktivitas ibadahnya Allah hadirkan setahun sekali agar hidup kita semakin meningkat Taqwanya kepada Allah.

Jika peningkatan terjadi 10 % saja setiap kali melewati Ramadhan, kita hanya butuh 10 kali Ramadhan agar kita benar-benar menjadi hamba Allah yang bertaqwa.

Mari kita tanya diri kita sudah berapa kali kita diberi Allah kesempatan melewati Ramdhan? Sudah berapa pula peningkatan Taqwa kita kepada-Nya?

Agar peningkatan Taqwa bisa terwujud dalam setiap kali melewati Ramadhan, berikut ini 8 PROGRAM UNGGULAN RAMADHAN yang harus kita lakukan:

1. Berniat untuk setiap amal ibadah yang kita lalukan dan selalu dijaga niatnya hanya karena Allah.

2. Menjadikan Shiyam (puasa) ajang pelatihan syahawat yang halal. Krn orang yang terbiasa me-manage syahwat yang halal, Allah akan bantu ia meninggalkan syahwat yang haram.

3. Menjadikan Qiyam (shalat taraweh/tahajjud) dan ibadah malam lainnya untuk memperbaharui iman kita kepada Allah dan komitmen kita bahwa hidup ini hanya untuk ibadah kepada Allah dengan mentaati semua sistem hidup yang diciptakan-Nya.

4. Maksimalkan interaksi dengan Alquran dengan dibaca minimal 1 juz/hari, difahami, ditabburi dan di amalkan isinya dan harus ada hafalannya paling tidak juz 30.

5. Latih diri menjadi orang yang dermawan dengan memperbanyak shadaqoh/infak di jalan Allah agar sembuh dari penyakit kikir.

6. Jaga lisan agar tidak bekata bohong, kesaksian palsu, menyebarkan issu dan bicara kotor lainnya.

7. I’tikaf (ful di Masjid) 10 hari terakhir Ramadhan, dimulai sejak malam 21 dan berakhir malam ied/takbiran.

8. Menghidupkan malam-malam 10 terakhir dengan berbagai ibadah seperti shalat, tilawah Quran, doa dan sebagainya.

Semoga Allah bantu kita meraih peringkat taqwa dengan sebenar-benar Taqwa.[]

Sumber: FB/Fathudin Jafar



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas