Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Nikmat Besar yang Dilalaikan Banyak Manusia

0

Sebagian orang merasa nikmat ketika ia memiliki banyak harta, rumah mewah, jabatan tinggi dan segala kenikmatan dunia lainnya. Dengan begitu mungkin ia hanya tinggal duduk santai di kursi empuk sembari menunggu kenikmatan lain datang padanya.

Namun ketika makanan datang padanya, ia justru tak dapat memakannya, karena ternyata ia sakit dan harus menjaga pola makanannya. Ia pun ternyata tak memiliki waktu luang untuk beristirahat menghabiskan waktu untuk ibadah bersama keluarga.

Nah itulah, di antara nikmat besar seorang manusia yang sesungguhnya bukanlah kenikmatan dunia melainkan nikmat sehat dan mendapatkan waktu luang yang terkadang manusia lalai.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang”. (HR. al-Bukhari No. 6412)

Kita bisa melihat kondisi diri kita, ketika kita sedang ada waktu luang. Kita justru menghabiskan waktu tersebut untuk hal-hal yang tidak ada manfaatnya, baik manfaat untuk kehidupan di dunia, lebih-lebih manfaat untuk kehidupan kita di akhirat kelak.

Kita justru menghabiskan waktu untuk main game seharian, atau nonton serial film, atau mengecek timeline Facebook dari ujung atas sampai ujung bawah dilihat dan dibaca satu-satu padahal tidak ada status yang berfaidah.

Atau ngobrol di grup whatsapp sampai ke sana ke mari ratusan chat, yang terkadang membuat kita terjerumus ke dalam dosa besar berupa menggunjing aib saudara kita.

Kondisi yang hampir kita tidak lakukan ketika kita sedang sibuk dengan urusan-urusan penting sehingga kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk sekadar istirahat.

Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kita, bahwa di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah dengan meninggalkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara (tanda) kebaikan Islam seseorang adalah (dia) meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat”. (HR. Tirmidzi No. 2317; Ibnu Majah No. 3976. Dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani)

Oleh karena itu, manfaatkanlah waktu untuk hal-hal yang bermanfaat. Demikian juga semua nikmat Allah ta’ala yang lainnya. Jika tidak, bisa jadi Allah ta’ala justru akan menguji kita dengan berbagai hal yang membahayakan diri kita sendiri. Bentuknya, justru kita menggunakan nikmat tersebut dalam hal-hal yang Allah ta’ala haramkan. []

 

Sumber: Muslimorid



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas