Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Alhamdulillah Selalu…

0

Bersyukur sudah tentu kewajiban kita sebagai hamba Allah. Betapa banyak nikmat yang telah diberikanNya pada kita walaupun setiap hari kita berbuat dosa. Dan memang, pada kenyataannya “Sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang bersyukur.”

Sebagai hamba Allah, kita patut bersyukur atas segala kondisi yang menimpa.

Dari Ummul Mukminin ’Aisyah rodhiyallahu ‘anha ; Beliau mengatakan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَاهُ الْأَمْرُ يَسُرُّهُ قَالَ: «الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ» ، وَإِذَا أَتَاهُ الْأَمْرُ يَكْرَهُهُ، قَالَ: «الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ» هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الْإِسْنَادِ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ “

”Dahulu Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam :

Apabila ada suatu perkara menggembirakan datang kepada beliau, ia mengatakan:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ

“Alhamdulillah (segala puji bagi Allah) dengan kenikmatan-kenikmatan dari-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

Apabila ada suatu perkara dibenci datang kepada beliau, ia mengatakan:

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

“Alhamdulillah (segala puji bagi Allah) atas segala kondisi (yang menimpa).”

[HR. Ibnu Majah no. 3803, Al-Hakim no. 1840, Ath-Thobaroni dalam “Ad-Du’a” no. 1769, dan “Al-Ausath” no. 6663, Ibnus Sunniy dalam “’Amalul Yaum wal-lailah” no. 378, Al-Baihaqi dalam “Al-Adab” no. 718, “Ad-Da’awatul Kabir” no. 376, dan “Asy-Syu’ab” no. 4065.] Derajat Hadits: Shohih.

Dishohihkan Asy-Syaikh Al-Albani –rohimahullah- dalam “Shohih Al-Jami’” no. 4640 dan 4727.

Asy-Syaikh Bin Baz rohimahullah menjelaskan: Bersabar tatkala mendapatkan musibah itulah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. Adapun ridho atau rela dengan keadaan itu sifatnya sunnah (dianjurkan). Apabila ia bisa bersyukur dikala itu maka inilah yang afdhol (lebih utama). []

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Maaf Ukhti Antum Offline