Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

KB = Keluarga berencana Banyak

0

Keluarga Berencana atau yang lebih dikenal dengan istilah KB merupakan sebuah program manusia dalam membentuk sebuah keluarga. Bagaimana Islam memandang hal ini?

KB tidak haram secara mutlak, jika program membatasi kelahiran ini yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Ingat juga bahwa memperbanyak anak merupakan sunnah, sedangkan mendidik anak dan memberikan nafkah hukumnya wajib.

Jadi diperlukan kebijaksanaan dalam mengatur jarak kelahiran anak agar mereka mendapat perhatian dan pendidikan yang penuh. Ingat juga seorang muslim bertekad melaksanakan sunnah banyak anak, lagi pula, sepi rumah jika anak sedikit, apalagi sudah tua nanti dan yang terpenting adalah bahwa anak adalah aset investasi terbesar. Jika anak hanya satu atau dua, maka yang mendoakan orangtua setelah mati hanya satu atau dua, itupun kalo anaknya shalih. Bayangkan jika banyak anak?

KB yang boleh adalah “tandzimun nasl” mengatur jarak keturunan sedangkan yang haram adalah “tahdizun nasl” (membatasi keturunan). Jadi berbagai metode KB bisa digunakan untuk mengatur jarak kelahiran. Metode yang boleh dan sesuai syariat semisal ‘azl (coitus interuptus/dilepas diluar), kondom, barier vagina, metode penanggalan, alat kontrasepsi dalak rahim (sipral), dan suntik KB.

– Untuk suntik KB sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga medis pengunaannya

– Kami lebih menyarankan memakai azl, kondom atau penanggalan karena lebih alami, jika memang sulit bisa menggunakan spiral

– Metode KB yang haram adalah tubektomi dan vasektomi yaitu memotong bagian tertentu dari reproduksi sehingga tidak bisa punya anak sama sekali, kecuali ada indikasi medis boleh dilakukan. []

 

Sumber: Muslimafiyah

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline