Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Kenali 3 Sosok Wanita Inspiratif Berhijab Ini, Mereka Sangat Luar Biasa

0

Berhijab tidak membatasi seorang wanita untuk mengembangkan diri dan berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang. Orang berhijab juga dapat mendedikasikan diri di berbagai bidang.

Berikut ini tiga wanita berhijab yang sangat inspiratif karena memiliki kiprah yang sangat luar biasa di berbagai bidang.

Analisa Widyaningrum

Analisa Widyaningrum mengenyam pendidikan jurusan psikologi klinis dan mendapatkan gelar S1 dan S2 di Universitas Gadjah Mada. Keseriusannya di dunia psikologi mengantarkan Analisa untuk mendirikan wadah pendidikan untuk pengembangan diri, yakni Analisa Personality Development Center yang memberi jasa konsultasi psikologi, in-house training, dan sekolah kepribadian.

Semasa kuliah, Analisa pernah menjadi delegasi Indonesia dalam ASEAN Youth Friendship Network tahun 2010. Ia juga merupakan penerima Djarum Beasiswa Plus 2009.

Selain aktif menjadi psikolog, saat ini Analisa juga aktif sebagai moderator di MPR RI Goes to Campus, yaitu sebuah kegiatan diskusi antara anggota MPR RI dengan akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.

Najelaa Shihab

Sejak awal, Najelaa memang telah memiliki ketertarikan yang besar terhadap dunia pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan SI dan S2 di jurusan Psikologi dengan fokus bidang Pendidikan Anak. Saat menyelesaikan pendidikan S2-nya lah, ia mendirikan sekolah Cikal.

Saat medirikan sekolah Cikal pada 1999, Najelaa percaya bahwa pendidikan tidak hanya dapat didapatkan dari jalur tradisional yakni text book, namun proses pembelajaran yang harus dimengerti dan dipahami.

Tak hanya lewat pendidikan formal, Najelaa juga aktif di berbagai kegiatan non formal seperti mendirikan inibudi.org sebagai jembatan edukasi untuk guru mendapatkan konten materi pembelajaran, serta menggagas terbentuknya Pesta Pendidikan.

Septi Peni Wulandari

Kiprah Septi di dunia pendidikan dimulai sebagai pendiri Jarimatika (belajar matematika yang menggunakan jari-jari tangan sebagai alat bantu) dan Abaca-baca (belajar membaca dengan mengucapkan per suku kata).

Berawal dari kepedulian Septi terhadap peningkatan kualitas kaum ibu di Indonesia, maka ia mendirikan Institut Ibu Profesional. Menurut Septi, seorang ibu yang merupakan pilar keluarga akan menentukan kualitas keluarganya, termasuk kualitas anak yang menjadi generasi penerus bangsa.

Lewat institut ini, para ibu akan mendapat edukasi ilmu parenting, psikologi, komunikasi, kesehatan, keuangan, dan lainnya. Semua dipelajari dengan metode seperti perkuliahan. Diharapkan para ‘lulusan’-nya dapat menjadi ibu yang andal mengatur rumah tangga dan pendidikan anak. []

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Maaf Ukhti Antum Offline