Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Nasihat Emas bagi Pengguna Internet

0

Pertanyaan :

فضيلة الشيخ، أرجو أن توجه نصائح ذهبية لبعض الشباب الملتزم الذين يعكفون على الإنترنت وجزاكم الله خيراً

Fadhilatusy Syaikh, saya berharap arahan nasihat emas (Anda) untuk para pemuda multazim (yang berpegang teguh terhadap dien) yang mengakses internet (internet-an), semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

Jawaban:

معلوم أن الإنترنت فيه خير وفيه شر، والذي يبتغي فيه الخير يجده، وفيه علوم شرعية وعلوم لغوية وعلوم صناعية وغير ذلك، وفيه شر محض وشر كثير، وقد بلغني أنها في خطورتها أشد من القنوات الفضائية

Telah diketahui bahwa terdapat kebaikan sekaligus juga kejelekan pada internet. Orang yang mencari kebaikan pada internet maka ia akan mendapatinya. Di sana ada (bisa diakses) ilmu-ilmu syar’i, ilmu-ilmu bahasa/lughawi, ilmu-ilmu industri/pengetahuan umum, dan lain-lain. Namun di dalamnya juga terdapat kejelekan murni dan kejelekan yang banyak. Dan sungguh telah sampai padaku bahwasanya (internet tersebut) pada tingkat keseriusan yang  lebih berbahaya dari pada saluran/channel (TV) satelit.

فنصيحتي لإخواني: بالنسبة للإنترنت أو للقنوات الفضائية أن يتقوا الله في أنفسهم، وأن يعلموا أنهم ما خلقوا لهذا وإنما خلقوا لعبادة الله عز وجل

Maka nasihatku untuk saudara-saudaraku terkait dengan internet atau saluran/channel (TV) satelit adalah agar hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah terhadap diri-diri mereka dan hendaknya mereka menyadari bahwa mereka bukanlah diciptakan untuk (internet) itu, akan tetapi mereka diciptakan untuk beribadah kepada kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

وأنهم إذا نزلوا بأنفسهم إلى ما يشبه الحيوانات وهو إشباع الرغبات والشهوات فقد خسروا الدنيا والآخرة والعياذ بالله

Dan sesungguhnya jika mereka atas kemauan mereka sendiri turun kepada tingkatan yang menyerupai hewan-hewan, di mana mereka (memperturutkan) kekenyangan, keinginan, dan syahwat, maka sungguh mereka merugi dunia dan akhirat wal ‘iyadzu billah.

فعلى إخواني المسلمين أن يحفظوا دينهم، وأن يحفظوا أوقاتهم، وألا يضيعوا هذا العمر الثمين الثمين الثمين، والله لدقيقة واحدة أعز من ألف درهم

Maka wajib atas saudara-saudaraku kaum muslimin untuk menjaga agama dan waktu-waktu mereka dan agar tidak menyia-nyiakan urusan ini yang demikian berharga, berharga, dan berharga. Demi Allah, sungguh satu menit lebih baik dari pada seribu dirham.

 أرأيتم إذا حضر الموت لو قيل للإنسان: أعطنا كل الدنيا ونؤجلك دقيقة  وا حدة لقال: نعم.

Apakah kalian mengetahui bahwa ketika kematian datang, jika ditanyakan kepada manusia: Akan kami datangkan seluruh dunia dan kami tangguhkan (kematian)mu untuk satu menit saja, sungguh mereka akan mengatakan: ya (tangguhkanlah).

Tentang ini Allah berfirman:

حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمْ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ ۞لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحاً فِيمَا تَرَكْتُ كَلاَّ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Loading...

“(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, ia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mu`minun: 99-100)

Saya memohon kepada Allah khusnul khatimah untuk kita semua, yang tentang ini telah datang hadits:

ما من ميت يموت إلا ندم، إن كان محسناً ندم ألا يكون ازداد، وإن كان مسيئاً ندم ألا يكون استعتب

“Tidak ada seorang mayat yang meninggal kecuali dalam keadaan menyesal. Jika ia seorang yang berbuat baik, maka ia menyesal karena tidak dapat menambah (kebaikan). Jika ia seorang pelaku maksiat, maka ia akan menyesal mengapa tidak segera bertaubat.”

احفظ العمر يا أخي، والله إنه لأغلى من الذهب والفضة، وإذا كان الإنسان لا يضيع درهماً من الدراهم فكيف يضيع هذا العمر الذي عليه مدار السعادة أو الشقاء

Jagalah umur, wahai Saudaraku. Demi Allah sesungguhnya umur itu lebih berharga/tinggi dari pada emas dan perak. Jika seseorang tidak mau menyia-nyiakan satu dirham dari dirham-dirhamnya, maka bagaimana ia mau menyia-nyiakan umurnya di mana pada umur itu tempat penentu kelak bahagia atau suram/sengsaranya (di akhirat).

اللهم اجعلنا من السعداء اللهم اجعلنا من السعداء، اللهم اجعلنا من السعداء يا رب العالمين

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang berbahagia, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang berbahagia,  jadikanlah kami termasuk orang-orang yang berbahagia, wahai Rabb semesta alam. (Silsilah Liqaa Syahri : 72)

 

Dijawab oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

Sumber: WhatsApp Salafy Indonesia



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas