Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Antara Media Sosial dan Pernikahan Kita

0

Siapa yang tidak bermedia sosial saat ini? Jawabannya pasti sangat sedikit. Hampir semua orang di dunia ini menggunakan media sosial. Tidak dapat dipungkiri media sosial memengaruhi hampir semua hubungan antar personal. Mau tidak mau media sosial juga memengaruhi hubungan pernikahan.

Berapa banyak pasangan yang mengumbar kemesraan di media sosial, tidak sedikit bukan. Terkadang ada juga yang menandai pasangannya di postingan harian di media sosial, atau memposting foto-foto dan kalimat mesra di facebook. Percayalah, aktifitas di media sosial tidak memberikan gambaran nyata tentang pernikahan seseorang.

Belum lama ini dunia media sosial dibuat ramai dengan postingan yang menjadi viral tentang seorang istri yang melabrak perempuan lain yang ditenggarai sebagai pelakor, pencuri laki orang. Sang istri mengumbar amarahnya yang sekaligus mengumbar rahasia pernikahannya sendiri. Jika kita pikirkan lebih dalam, tindakan sang istri ini jelas memalukan.

Sebagai pasangan dalam pernikahan, tidak bijaksana rasanya mengumbar persoalan rumah tangga di media sosial. Entah itu di status facebook, twitter, whatssap dan lainnya karena hal ini akan menjadi sumber fitnah. Persoalan rumah tangga itu sebaiknya di dalam rumah saja, jangan dibawa keluar rumah. Dan carilah jalan keluar dari persoalan itu.

BACA JUGA: Media Sosial Membuat Suami Terlantar

Jika persoalan rumah tangga terbawa hingga ke luar rumah maka akan menjadi bahan pergunjingan dan persoalan makin meluas dan semakin rumit untuk diselesaikan. Duduklah bersama, Redam segala emosi dan bicarakan jalan keluar.

Satu hal yang perlu kita ingat, gadget dan media sosial hanyalah alat dan sarana. Jadikan gadget dan media sosial yang kita miliki sebagai alat yang makin mengeratkan hubungan kita dengan pasangan. Jangan sampai ada istilah mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam bermedia sosial agar hubungan kita dan pasangan semakin mesra dan bahagia.

1. Suami atau istri mempunyai fungsi sebagai badan pengawas media sosial pasangan. Fungsi ini dijalankan agar sama-sama saling mengingatkan mana yang pantas dibagikan ke publik dan mana yang tidak.

2. Saling menceritakan tentang apa yang sudah dibagikan di media sosial kita kepada pasangan. Hal ini akan membangun rasa kepercayaan antar pasangan. Ini juga sebagai penanda bahwa dialah prioritas utama kita. Hal ini juga akan membuat kita saling terhubungan dengan pasangan ketika pasangan memberikan pendapatnya dan ide-ide tentang apa yang selanjutnya akan kita bagikan di media sosial kita.

BACA JUGA: Sering Curhat di Media Sosial, Sebaiknya Hentikan!

3. Buatlah peraturan yang berisi masing-masing tidak berteman dengan seseorang yang mungkin bisa membahayakan hubungan pernikahan kita.

4. Jika ada berita besar, orang pertama yang kita beri tahu ya orang kesayangan kita, pasangan kita. Baru kemudian keluarga dan teman-teman online kita. Ini adalah sesuatu yang penting. Baik itu berita online atau offline yang menjadi prioritas utama adalah hubungan pernikahan kita. Yang paling penting bagaimana kita selalu terhubung dengan pasangan kita.

5. Penting untuk mengadakan “time break” dari dunia media sosial. Just two of us. Heart to heart. Karena yang terpenting adalah pernikahan kita, pasangan kita dan keluarga kita yang kita akan merasa hampa tanpanya.

Media sosial berubah setiap harinya. Kita harus belajar bagaimana memanfaatkan media sosial dalam kehidupan kita. Taklukan media sosial atau media sosial akan menengelamkan kita. Naaa … jadikan media sosial sebagai alat untuk sebesar-besarnya kebahagiaan pernikahan kita. []

Sumber: Channelmuslim



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline