Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Rasa Cemburu

0

Ukhti, pernahkah merasa cemburu pada seseorang padahal diantara kita tidak ada ikatan apappun atau memliki perasaan khusus. Pernahkah? Apakah hal ini nampak wajar? Bagaimana menurutmu?

BACA JUGA: Istri Cemburu, Salahkah?

Mungkin fenomena ini bisa tenilai langka, konyol atau unik. Atau nampak aneh. Hehe.. Apapun itu, nyata-nya ini yang penuis alami. Kok bisa? Entahlah.. Moga nanti paska membaca coloteh hati ini pembaca akan mengerti dan memahami. Kalaupun tidak jua paham, tak apa. hehee.

Rasa ini bermula dari suatu moment. Yakni saat penulis menyaksikan ‘tingkah laku’ sepasang ikhwan-akhwat yang notabene tidak memiliki hubungan khusus. Tapi mereka tampak akrab dan ‘mesra’. Padahal belum lama kenal. Kok bisa? Haha.. Yah begitulah ketika alam (hiking) mempertemukan kami. Meski sebelumnya tak saling kenal, tapi bisa akrab. Hemm… Mesra disini sebenarnya mungkin standar bagi sebagian kalian. Ya.., hanya begitu.. Tapi tetap saja pemandangan ini terasa mengganjal karena pelakunya ikhwah. Hehe..

Belum lama kejadian ini, penulis juga mendapati beberapa cerita tentang tingkah laku ikhwan ke akhwat. Ada seorang ikhwan yang kerap memberikan sesuatu (hadiah) ke seorang akhwat. Berbagai macam bentuk pemberiannya. Kabarnya sih tak ada perasaan atau hubungan khusus. Tapi apakah ini hal yang lumrah? -silahkan jawab sendiri, mungkin penulis yang lebay. Hehe-

Ada juga seorang ikhwan yang sms tak jelas. Misal, dia mengirim sms hanya sekedar memanggil nama. Contoh; “Nis..”. Sudah. Tak ada sms lanjutan. Dan sms macam itu kerap terulang. Bagaimana kira-kira kesan yang tampak dari gaya sms seperti itu. Ada juga ikhwan frontal yang memang centil. Mengeluarkan berbagai rayuan dan kata gombal.

Jadi teringat perkataan Umar Bin Khattab, “Barangsiapa menempatkan dirinya ditempat yang dapat menimbulkan persangkaan, maka jangan menyesal jika orang menyangka buruk padanya.”

Entah mengapa, paska mendapati cerita seperti ini, tetiba saja penulis berpikir cemburu. Yups, berpikir cemburu. Bagaimana nanti kalau belahan jiwa sesungguhnya (jodohnya) mengetahui tingkah tersebut.. Bagaimana perasaannya? Tidakkah dia cemburu? Padahal belum tentu yang diperlakukan spesial itu adalah jodoh kita kelak.

Ini menjadi bahan renungan bersama.. Mari belajar untuk menjaga hati dia, seseorang yang kelak menjadi tulang punggung atau rusuk kita. Meskipun kini kita belum tahu siapa dia. Walaupun memang, untuk menjalin ‘hubungan’ kita tidak perlu memandangan ke masa lalu. Tapi tak apa jika kita menjaga perasaaan dia sedari dini. Sedari belum dipertemukan. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas