Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Jima’ yang Terlarang

0

Jima’ suami istri merupakan aktivitas yang tak hanya menyehatkan badan tetapi juga jiwa. Jima’ pun bernilai ibadah yang mana sebelum memulainya diawali dengan doa dan diakhiri dengan mengucap syukur atas karunia yang telah Allah berikan.

Suami istri bebas “melakukan apapun dalam jima'” kecuali ada hal yang melarangnya. Berikut ini 3 hal yang dilarang dalam jima’ dan bisa mendapatkan kemurkaan Allah bila aturan dan hukum Islam dilanggar.

1. Jima’ saat istri dalam keadaan haid

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allâh kepadamu. Sesungguhnya Allâh menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah/2: 222)

2. Jima’ lewat jalan belakang

Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya”. (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai)

Dari Amru bin Syu’aib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Orang yang menyetubuhi wanita di duburnya sama dengan melakukan liwath (sodomi) kecil.. (HR Ahmad)

3. Jima’ dengan tidak menggunakan penutup/ telanjang

Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. (HR Ibnu Majah) (8985). []

 

SUMBER: RUMAH KELUARGA INDONESIA

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline