Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Darah yang Keluar Sebelum Melahirkan Apakah Darah Nifas?

0

Tanda-tanda seorang wanita akan melahirkan akan berbeda dari wanita satu dengan yang lainnya. Namun, ada tanda-tanda umum yang terjadi seperti diantaranya keluar darah dan lendir yang disertai rasa sakit. Biasanya hal tersebut menandakan adanya pembukaan rahim. Namun, ada juga wanita yang mengalami pembukaan tanpa disertai keluarnya darah atau lendir.

Lalu, apabila seorang wanita yang akan melahirkan mengalami tanda seperti keluarnya lendir dan darah, apakah darah tersebut sama dengan darah nifas? Apakah jika proses pembukaan rahim yang disertai keluarnya darah tersebut berlangsung selama satu atau dua hari, wanita tersebut masih harus shalat atau justru tidak boleh?

BACA JUGA: Melahirkan Bayi Laki-laki Ternyata Lebih Sakit, Benarkah?

Dalam ilmu kedokteran dikenal istilah “bloody show” yaitu darah bercampur lendir yang keluar ketika wanita akan melahirkan. Ini adalah salah satu tanda akan melahirkan yaitu terjadi pembukaan mulut rahim. Dan ini disertai rasa nyeri yang mengawali kelahiran sebagaimana yang terjadi pada wanita melahirkan umumnya.

Untuk melihat hukum mengenai darah yang keluar sebelum melahirkan para ulama memiliki perbedaa, ada tiga pendapat dalam masalah ini:

Pertama, darah tersebut adalah darah fasad (darah rusak), hukumnya sama dengan hukum darah istihadhoh, yaitu darah kotor yang keluar bukan pada waktu haidh atau nifas, konsekuensinya tetap shalat dan puasa. Demikian madzhab Abu Hanifah dan Syafi’i. Dalam Al Hidayah disebutkan,

والدم الذي تراه الحامل ابتداء أوحال ولادتها قبل خروج الولد استحاضة

“Darah yang dilihat oleh wanita hamil di awal-awal atau saat melahirkan sebelum keluarnya bayi, dianggap darah istihadhoh.”

Kedua, darah tersebut adalah darah nifas. Demikian yang menjadi pendapat dalam madzhab Hambali. Dalam Kasyaful Qona’ disebutkan,

النفاس دم ترخيه الرحم مع ولادة وقبلها بيومين أو ثلاثة مع أمارة

“Nifas adalah darah yang keluar dari rahim bersama, atau dua atau tiga hari sebelum melahirkan di mana darah tersebut tanda akan lahir.”

Ketiga, darah sebelum melahirkan dihukumi darah haidh. Inilah madzhab Malikiyah. Al ‘Adawi dalam Hasyiyah-nya berkata,

النفاس: الدم الخارج لأجل الولادة، بعدها على الأصح، ومعها على قول الأكثر، وقبلها على قول مرجوح. والراجح أنه حيض

“Nifas adalah darah yang keluar karena sebab melahirkan, keluar setelah melahirkan menurut pendapat yang lebih kuat, atau pendapat kebanyakan ulama adalah bersama dengan melahirkan. Ada pula yang berpendapat darah nifas itu sebelum melahirkan, namun itu pendapat yang lemah. Yang tepat darah sebelum melahirkan dianggap haidh.”

Sebab perbedaan ulama dalam masalah ini karena perbedaan dalam mendefinisikan darah nifas.

Ulama Hanafiyah dan Syafi’iyah berpandangan bahwa darah nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan. Adapun darah yang keluar sebelum melahirkan digolongkan darah fasad (darah istihadhoh). Wanita dalam kondisi semacam itu masih dianggap suci. Namun ulama Syafi’iyah mengecualikan jika darah tersebut bersambung dengan haidhnya, maka dianggap sebagai darah haidh karena ulama Syafi’iyah menganggap wanita hamil bisa saja mengalami haidh.

Sedangkan ulama Hambali berpendapat bahwa darah nifas adalah darah yang keluar karena sebab melahirkan.

Adapun ulama Malikiyah berpendapat bahwa darah nifas adalah darah yang keluar saat melahirkan atau sesudahnya. Adapun sebelumnya dianggap sebagai dari haidh menurut pendapat terkuat di kalangan ulama Malikiyah.

BACA JUGA: Pasca Melahirkan Jangan Lupa Senam Nifas, Ini Manfaatnya

Pendapat terkuat untuk hukum darah yang keluar sebelum melahirkan adalah darah istihadhoh sehingga dianggap suci dan masih wajib shalat dan puasa selama masih mampu mengerjakannya. Darah nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan. []

Sumber: rumaysho.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy

Maaf Ukhti Antum Offline