Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Tips Muslimah Berkaus Kaki

0

Oleh: Fitri Amalia, [email protected]

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa aurat seorang muslimah adalah seluruh tubuhnya kecualia muka dan telapak tangan. Kaki sampai ke telapaknya termasuk aurat.

Buat yang sudah istqomah, it’s oke bukan masalah. Tapi buat yang biasa nyeker adem ke mana-mana. Maka memakai kaus kaki adalah suatu yang sangat merepotkan. Apalagi jika si empunya kaki kurang telaten menjaga barang barang kecil semisal kaus kaki ini. Karena saat yang coklat ada sebelah, yang hitam juga sebelah, maka jadinya ngga pernah klop alias kaus kaki sebelah-sebelah doang. Seperti jomblo yang belum menemuakan tulang rusuknya.

BACA JUGA: Muslimah, Pakai Kosmetik Tipis Saja

Mungkin ini dia tips memulai istiqomah memakai kaus kaki:

Pertama harus tau ilmunya, kenapa muslimah harus menutup auratnya? Secara agama juga secara sains bisa coba digali. Cari tahu juga apa ancaman Allah atas kengeyelan muslimah yang tidak mau menutup auratnya.

Kedua, harus punya kaus kakinya. Apa? Sudah punya? Berapa pasang? Heeh cuma sepasang,? Jadi kalau kotor gimana libur pakai kaus kakinya? Atau kalau hilang sebelah? Heeh..? bisa the end deh. So satu is not enough., mesti punya lebih dari beberpa alias buanyaak? You know why? Coz I’m ngga telaten, kaus kaki hilang sebelah dah jadi keseharian, lalu bersama keseharian lainnya, maka kaus kaki ketemu yang sebelahnya lagi, itu sudah biasa banget. Alias kebiasaan, ketemu pas lagi ngga dicari.

Btw, kata seorang teman: “Ilang-ilanganan terus itu? Belief kita, berarti ngga anggap kaus kaki itu penting makanya lupaan. Coba kalo cincin emas yang ditaruh, susah dilupakan agaknya mah.”

Hehehe ngena banget ya komennya, jadi malu…

Heizzz … Kemudian ketika kaus kaki ada banyak, ups … tunggu ada pemirsa yang perlu dana ekstra buat beli kaus kaki agar banyak? Maka tugas kita menunggu beliau nabung dulu, trus beli kaus kakinya baru kita lanjut pada tips yang ketiga. Tapi sekedar info, bahwa yang jual kaus kaki sepuluh ribu dapat tiga itu banyak … buanyak … buanyaaak buanget. 😀

Iiih … tukang kaus kaki bersik, dari pada dengerin tukang kaus kaki gimana kalau lanjut ke langkah berikutnya. Langkah ketiga adalah, memakainya. Yang namanya ngga suka pakai kaus kaki, tapi harus pakai itu nyebelin, tapi mau bagaimana berhubung ilmunya sudah sampai dan kaus kakinya sudah banyak tersedia di rumah maka ya, mau ngga mau kan. Sok atuh dipake aja, jangan banyak alasan. Sekali duakali keluar dipakai selanjutnya badai lupa melanda dan males atau ‘tanggung sebentar doang’ juga kerap hadir bergantian. Maka tipsnya adalah taruh itu kaus kaki di mana-mana, di samping pintu, di rak sendal, di laci motor juga di mobil. Jadi ketika kita lupa atau pura-pura ngga liat sama kaus kaki yang di samping pintu, maka mata kita akan sampai pada kaus kaki di rak sandal.

Lalu saat enggan lagi pakai yang di rak sendal, maka mata ini akan kembali melihat kaus kaki yang bertengger di laci motor. Manakala mulut ini mau berteriak enggan lagi, segera siapkan tangan di depan jidat lalu toyor jidat sendiri sambil berkata.

“Dasar tambeng susah amat di suruh pakai kaus kakinya.”

Kemudian ketika jidat sudah di toyor masih ngga mau pakai kaus kaki juga, maka saatnya berdoa kian diperbanyak agar diri ini tetap istiqomah menjaga aurat. []

SUMBER: ISLAMPOS



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas