Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Inilah 9 Kesalahan Suami yang Berbuah Dosa

0

Suami istri adalah tokoh utama dalam sebuah rumah tangga, bila tokoh utama itu “rusak” maka bangunan rumah tangga pun akan runtuh. Apa yang dapat membuat tokoh utama itu rusak? Jawabannya adalah ketidakpahaman mereka akan ilmu agama.

Seorang lelaki adalah pemimpin atas kaum wanita, seorang suami adalah pemimpin atas istri dan anak-anaknya. Maka seorang suami harus paham akan syariat dan ilmu agama agar ia bisa membimbing keluarganya menuju surga.

Namun, sebagian suami tidak pernah memerhatikan aspek kehidupan dalam berumah tangga.

Berikut ini adalah 9 kesalahan suami yang banyak dilakukan:

1. Tidak mengajarkan agama dan hukum syariat Islam kepada istri

Banyak kita temui bahwa para istri tidak mengetahui bagaimana cara sholat yang betul, hukum haid dan nifas, bertingkah laku/berperilaku terhadap suami secara tidak Islami dan tidak mendidik anak-anak secara Islam. Bahkan ada yang terjerumus ke dalam berbagai jenis kesyirikkan.

Yang menjadi fokus perhatian seorang istri hanyalah bagaimana cara memasak dan menghidangkan makanan tertentu, cara berdandan yang cantik dsb.

BACA JUGA: 32 Dosa Suami terhadap Istri

Tidak lain semua karena tuntutan suami, sedangkan masalah agama, terutama ibadahnya tidak pernah ditanyakan oleh suami.

2. Suka mencari kekurangan dan kesalahan istri

Dalam suatu hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang lelaki yang bepergian dalam waktu yang lama, pulang menemui keluarganya di waktu malam, karena dikhawatirkan akan mendapati berbagai kekurangan istri dan cela istrinya.

Bahkan suami diminta bersabar dan menahan diri dari kekurangan yang ada pada istrinya, juga ketika istri tidak melaksanakan kewajibannya. Karena suami juga mempunyai kekurangan dan celaan, seperti sabda Rasulullah:

“Janganlah seorang suami yang beriman membenci istrinya yang beriman. Jika dia tidak menyukai satu akhlak darinya, dia pasti meridhai akhlak lain darinya,” (H.R. Muslim).

3. Tidak memberi nafkah kepada istri

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang baik”.[Al Baqarah : 233].

Loading...

Jabir mengisahkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

اتَّقُوْا اللهَ فِيْ النِّسَاءِ، فَإِنَّهُنَّ عوان عِندَكُمْ، أَخَذْتُمُوْهُنَّ بِأَمَانَةِ اللهِ وَ اسْتَحْلَلْتُمْ فُرُوْجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللهِ ، وَ لَهُنَّ عَلَيْكُمْ رِزْقُهُنَّ وَ كِسْوَتُهُنَّ بِالمَعْرُوْفِ

“Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya mereka ibarat tawanan di sisi kalian. Kalian ambil mereka dengan amanah Allah dan kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan rezeki dan pakaian dari kalian”. (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi)

4. Sikap keras, kasar, tidak lembut terhadap istri

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mukmin yang paling sempurna adalah yang paling baik akhlaknya. Dan sebaik–baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya,” (H.R. at-Tirmidzi, dishahihkan oleh Syeikh Albani).

Maka suami hendaklah berakhlak baik terhadap isterinya dengan bersikap lembut & menjauhi sikap kasar.

BACA JUGA: Daftar Dosa Suami yang Kerap Tak Disadari

5. Kesombongan suami membantu istri dalam urusan rumahtangga

Ini kesalahan yang paling banyak menjangkiti para suami. Padahal lelaki yang paling utama yakni Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak segan untuk membantu pekerjaan istrinya.

Ketika Aisyah ditanya tentang apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di rumahnya, beliau menjawab:

“Beliau membantu pekerjaan istrinya dan jika datang waktu solat, maka beliau pun keluar untuk solat,” (H.R. Bukhari)

6. Menyebarkan rahasia dan aib istrinya

“Sesungguhnya diantara orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah seseorang yang menggauli istrinya dan istrinya menggaulinya kemudian dia menyebarkan rahasia-rahasia istrinya,” (H.R. Muslim).

Dalam hadits ini diharamkan seorang suami menyebarkan apa yang terjadi antara dia dengan istrinya terutama perilaku keduanya di tempat tidur.

Juga diharamkan menyebutkan perinciannya, serta apa yang terjadi pada istrinya baik berupa perkataan maupun perbuatan lainnya.

7. Sikap terburu-buru dalam menceraikan istri

Wahai suami yang mulia, sesungguhnya hubungan antara engkau dan istrimu adalah hubungan yang kuat lagi suci, oleh karena itu Islam menganggap penceraian adalah perkara besar yang tidak boleh diremehkan karena penceraian akan menyeret kepada kerusakan, kacau balaunya pendidikan anak dsb.

Dan hendaknya perkataan cerai/talak itu tidak digunakan sebagai bahan gurauan/mainan. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

BACA JUGA: 5 Dosa Suami yang Meresahkan Istri

“Ada 3 hal yang kesungguhannya dan gurauannya sama-sama dianggap sungguh-sungguh yaitu: Nikah, Talak (cerai) dan rujuk,” (H.R. Abu Daud, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dinilai “hasan” oleh asy-Syeikh Albani).

8. Berpoligami tanpa memperhatikan ketentuan syari’at

Menikah untuk kedua kali, ketiga dan keempat kali merupakan salah satu perkara yang dibolehkan. Akan tetapi yang menjadi catatan di sini bahwa sebagian orang yang ingin menerapkan syariat ini/telah menerapkannya tidak memperhatikan hak dan kewajibannya terhadap istri. Terutama istri pertama dan anak-anaknya.

9. Dayyuts

Para suami membiarkan kemolekan, keindahan dan kecantikan istrinya dinikmati dan ditonton oleh ramai orang. Dia membiarkan istrinya menampakkan auratnya ketika keluar rumah, membiarkan berkumpul dengan lelaki-lelaki lain.

Bahkan sebagian ada yang bangga karena telah memiliki isteri yang cantik yang boleh dinikmati ‘pandangan’ kebanyakan orang. []

 

SUMBER: ERAMUSILIM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas