Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Istri Taat dan Patuh Itu Dambaan Suami

0

Setiap laki-laki mendambakan seorang istri yang bersikap taat dan patuh kepada suami nantinya. Kewibawaan dan kepemimpinan suami akan tetap terpelihara selagi sang istri mampu mewujudkan kepatuhan dan ketaatan kepada suaminya.

Bagi setiap istri, wajib menaati ajakan suaminya dalam kebaikan dan kebenaran. Apabila sang suami memerintahkan suatu kemaksiatan tidak boleh kita menaatinya, karena tidak boleh menaati makhluk dalam rangka bermaksiat kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

BACA JUGA: Jika Sudah Begini, Tandanya Istri Butuh Piknik

Dari Abu Hurairah Ra. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya):

“Jika seorang wanita shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya, maka ia masuk surga dari pintu mana saja ia sukai,” (HR. Imam Ibnu Hibban).

“Dan demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah seorang laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidur lalu menolaknya, maka Dzat yang ada di langit murka terhadapnya hingga suami ridha kepadanya,” (HR. Imam Muslim).

Diantara kewajiban seorang istri adalah menunaikan tugas-tugas rumah tangga dan tidak keluar rumah kecuali atas izin suaminya, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam (yang artinya):

“Seorang wanita bertanggungjawab atas rumah suaminya dan ia akan ditanya tentang pertanggungjawaban itu,” (HR. Imam Bukhari).

BACA JUGA: Para Suami, Istri Itu Harus Dikasihi

Adapun memanjakan wanita dari tugas rumah tangga dan laki-laki menjadi pengganti dalam mengerjakan pekerjaan rumah, melayani istri, memasak, dan mengatur rumah merupakan tradisi dan kebiasaan yang mungkar dan tercela, karena Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf” (QS. Al-Baqarah ayat 228).

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena itu Allah telah melebihkan sebagiana mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka,” (QS. An-Nisa ayat 34). []

 

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh/karya: Zaenal Abidin bin Syamsudin/penerbit: al-Manar

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline