Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Haid Tidak Teratur? Waspada, 5 Bahaya yang Akan Menyerang

0

Siklus haid tidak teratur dapat menjadi masalah bagi kaum hawa yang sulit untuk disembuhkan. Hal ini disebabkan karena hormon wanita dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang berbeda dari sistem tubuh. Periode haid yang tidak terjadi selama jangka waktu tertentu merupakan suatu kondisi yang relatif umum yang diderita oleh wanita dewasa. Wanita dengan haid tidak teratur lebih banyak dibandingkan wanita dengan haid normal.

Haid yang tidak sakit setiap bulan merupakan indikasi yang baik yang menunjukkan bahwa hormon seimbang dan sistem reproduksi bekerja dengan benar. Sebaliknya, haid tidak teratur, siklus menstruasi yang tidak lancar, atau haid yang sakit dan gejala pra-menstruasi yang intens merupakan tanda bahwa satu dari hormon tidak bekerja dengan baik atau terlalu tinggi.

BACA JUGA: Suci Dari Haid di Waktu Ashar, Wajibkah Mengqadha Shalat Dzuhur?

Banyak wanita memilih untuk tidak mengkonsultasikan masalah haid tidak teratur mereka dengan dokter. Hal ini merupakan risiko besar mengingat fakta bahwa terdapat hormon tidak teratur dan amenore yang terkait dengan sejumlah kondisi serius, termasuk peningkatan risiko untuk osteoporosis, penyakit jantung, infertilitas dan komplikasi terkait hormon lainnya.

Perubahan metabolisme mempengaruhi tulang dan kesehatan jantung, meningkatkan risiko osteoporosis dan penyakit jantung koroner.

Berikut ini ada 5 bahaya yang perlu diwaspadai jika menstruasi tidak teratur:

1. Penyakit kista ovarium bisa membuat rahim mengalami gangguan. Konsultasi ke dokter sejak awal perlu dilakukan sebelum kista membesar dan mengganggu kesuburan.

Kista adalah tumor jinak berisi cairan kental, yang biasanya ditemui pada organ reproduksi wanita. Ukurannya bermacam-macam. Ada yang seukuran kacang, bahkan sebesar buah kelapa. Pada dasarnya, kista ovarium jarang menyebabkan gangguan menstruasi. Tapi ada juga yang melaporkan menstruasi tidak teratur dan terlambat gara-gara bersarangnya kista di bagian folikel ini.

Jika rasa nyeri sering dirasakan di setiap datangnya menstruasi, ada kemungkinan kista tersebut membesar. Artinya, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Jika perlu, operasi akan dilakukan untuk membuang kista tersebut supaya tidak telanjur membesar dan mengganggu kesuburan.

2. Sindrom ovarium polikistik tidak hanya mengganggu kesuburan Anda. Secara fisik, penampilan Anda bisa tak enak dilihat gara-gara tumbuhnya bulu lebat dan jerawat di muka.

Sindrom ovarium polikistik terdapat pada rahim dan mengurangi tingkat kesuburan. Selain menstruasi tidak teratur dan jumlah darahnya juga sedikit, gejala fisik seperti tumbuhnya bulu lebat, wajah berminyak, dan berjerawat juga terjadi. Ini karena meningkatnya hormon androgen (dikenal sebagai hormon perkembangan pria) dalam tubuh wanita.

Sindrom ini dapat meningkatkan resiko kanker endometrium bila jarak antar periode menstruasi berlangsung lebih dari 60 hari. Pengobatan atas penyakit ini cukup banyak dan tergantung pada kondisinya. Mulai dari operasi hingga pengobatan jangka panjang adalah solusi penyembuhannya.

3. Ada pula yang namanya polip rahim. Meskipun merupakan tumor yang jinak, Anda tetap perlu mewaspadainya sebelum berubah ganas.

Polip adalah tumbuhnya jaringan dari lapisan organ tertentu ke dalam rongga tubuh. Tentu saja tumbuhnya polip ini menciptakan sebuah benjolan. Pada kasus polip rahim, arah pertumbuhan benjolan ada dalam rongga rahim. Tapi, polip juga bisa ditemui pada mulut rahim atau serviks dan menyebabkan perdarahan setelah berhubungan suami istri.

Meskipun polip merupakan tumor jinak, ada baiknya Anda mewaspadainya sebelum menjadi ganas. Tak cuma membuat siklus menstruasi Anda tak teratur, masalah kesuburan juga bisa dihadapi. Jika menstruasi datang di saat yang tidak pasti, akan sulit bagi Anda untuk mengetahui kapan ovulasi tiba.

4. Kanker serviks dapat menimbulkan perdarahan usai berhubungan suami istri. Dengan pemeriksaan pap smear setahun sekali saja, kanker ini bisa dicegah sebelum menghalangi kesuburan.

Loading...

Bila terjadi perdarahan usai hubungan suami istri, usahakan secepat mungkin Anda mengunjungi dokter. Gejala ini bisa saja menunjukkan kalau Anda terkena kanker serviks. Oleh karenanya, cara terbaik untuk mendeteksi kanker serviks stadium awal adalah dengan pemeriksaan leher rahim atau pap smear. Lakukan sekali saja dalam setahun, sudah cukup untuk mendeteksi adanya potensi-potensi kanker serviks yang bisa mengganggu kesuburan Anda.

5. Hindarilah gaya hidup yang tidak sehat. Jika ini dilanggar, menstruasi tidak teratur bisa datang dan menyebabkan potensi kanker rahim yang gawat.

BACA JUGA: Wanita Haid Dilarang Mandi Keramas dan Memotong Kuku, Benarkah ?

Kanker rahim diawali dengan siklus menstruasi yang jarang. Ia sering ditemui pada wanita dengan faktor resiko infertilitas (usia yang sudah tak subur, sering merokok dan minum alkohol, serta berat badan dianggap tidak sehat) dan penderita diabetes melitus. Pada wanita yang belum mengalami menopause, kanker ini turut menyebabkan perdarahan di luar siklus menstruasi.

Itulah lima bahaya yang perlu diwaspadai jika menstruasi tidak teratur. Oleh karena itu setiap wanita perlu waspada dan mencegah haid yang tidak teratur.

SUMBER: CURHATMUSLIMAH



Artikel Terkait :
Loading...
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline