Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

10 Cara Menghadapi Suami Pemarah (Bagian 2 Habis)

0

Manusia memiliki karakter yang berbeda. Tidak perlu menyesali jika ternyata suami memiliki sifat yang kita tidak suka. Pemarah misalnya.

Jangan stres dulu karena segala masalah ada solusinya. Masih tersisa harapan agar suami menjadi lebih lembut dan penyabar.

BACA JUGA: 10 Cara Menghadapi Suami Pemarah (Bagian 1)

6. Ungkapkan Apa yang Anda Rasakan

Memendam sesuatu secara terus-menerus itu tidaklah baik. Apalagi memendam hal-hal buruk di dalam hati. Apapun itu yang membuat Anda sedih, bila dipendam terus maka akan memicu stres. Bahkan merusak diri Anda sendiri.

So, daripada memendam terlalu lama, lebih baik Anda ungkapkan saja unek-unek di hati Anda. Mengungkapkan unek-unek bukan berarti marah-marah. Namun lebih pada curhat.

Anda bisa mencari momen yang tepat, saat suami lagi santai. Coba dekati ia, lalu ungkapkan segala hal yang Anda rasakan.

Katakan bahwa Anda merasa terbebani dengan sikap dia yang pemarah dan egois. Utarakan bahwa Anda sering menangis diam-diam. Katakan bahwa Anda mencintai dia dengan tulus dan berharap disayangi juga.

Katakan semuanya dengan jujur! Ya, mungkin dengan begitu hati suami Anda akan luluh dan dia mau berubah karena melihat ketulusan Anda.

7. Jika Memang Benar, Anda Punya Hak Membela Diri

Untuk menghadapi suami egois memang kadang diperlukan sikap mengalah. Tapi mengalah pun juga ada batasnya.

Apabila Anda merasa diri Anda benar, ya jangan mau disudutkan terus. Anda punya hak untuk membela diri.

Sekalipun dia nggak peduli dengan pembelaan Anda, tak ada salahnya Anda mengungkapkan kebenaran. Setidaknya dengan begitu, Anda bisa merasa lega.

8. Jangan Takut, Tapi Juga Jangan Bersikap Kurang Ajar

Memiliki suami yang sikapnya gampang marah-marah dan egois, memang terkadang bikin takut. Bagaimana tidak, dia susah diajak berbicara dan juga mudah emosional. Wanita mana sih yang nggak sedih diperlakukan demikian?

Pastinya sedih ya! Bahkan mungkin takut.

Loading...

Namun sebaiknya, hindari deh sikap takut kepada suami yang pemarah dan egois. Kenapa? Karena semakin Anda takut, maka dia akan semakin semena-mena dengan Anda. Sebab dia tahu Anda lemah, jadi dia merasa bebas melakukan apapun.

Sebenarnya, selama Anda tidak bersalah, maka Anda tidak perlu takut! Lakukan kewajiban Anda sebagai seorang istri. Hormati dia, jangan bersikap kurang ajar.

Namun sekali lagi, jangan takut! Berperilakulah sewajarnya saja. Ada saatnya Anda diam, dan ada saatnya Anda berbicara.

9. Perbanyak Berdoa dan Mendekatkan Diri kepada Allah

Poin yang satu ini sangatlah penting. Berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah bisa menjadi cara menghadapi suami egois yang paling ampuh.

Doakan saja supaya dia bisa berubah menjadi suami yang baik dan bijaksana. Keluarkan segala keluh kesah Anda kepada Tuhan. Mintalah petunjuk dan pertolongan dari-Nya.

Anda harus percaya bahwa Tuhan tidak akan membiarkan hamba-Nya menderita. Dia pasti akan membantu Anda! Maka itu, jangan pernah lelah untuk berdoa.

10. Jika Sudah Tidak Kuat, Lebih Baik Diskusikan dengan Keluarga

Ketika perilaku suami Anda sudah kelewat batas dan enggak bisa ditoleransi, hingga Anda merasa sudah tak sanggup lagi, maka satu-satunya solusi yang bisa Anda tempuh adalah mendiskusikannya dengan keluarga.

Memang sebaiknya, urusan rumah tangga Anda tidak melibatkan keluarga besar. Tapi jika toh udah nggak ada jalan keluar, maka Anda bisa melakukan hal itu. Meminta pertolongan kepada orang tua untuk menyelesaikan masalah Anda.

BACA JUGA: Suamimu Adalah Surgamu atau Nerakamu

Dengan begitu, setidaknya Anda tidak perlu menanggung beban sendirian lagi. Bercerita kepada keluarga bisa membuat Anda merasa lebih lega.

Selama dia tidak melakukan kekerasan fisik (ringan tangan) atau hal merugikan lainnya, maka cobalah untuk tetap menjaga rumah tangga kalian.

Intinya, untuk menghadapi suami egois dan pemarah, Anda perlu menyiapkan kesabaran tanpa batas. Sebisa mungkin jangan membalas amarah dengan amarah, tapi berikan dia lebih banyak cinta. []

SUMBER: TIPS PENGEMBANGAN DIRI



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline