Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ukh, Ketahuilah Masalah Besar yang Berawal dari Kata Tidak Apa-apa

0

Pernahkah mendengar akta jamak? Jamak dalam hal ini bukanlah menjamak shalat, tapi yang dimaksud ialaah arti jamak yaitu “Biasa atau tidak apa-apa”. Kata yang tak asing di lingkungan masyarakat pedesaan.

Contoh pemakaian kata itu seperti, “Eh jangan asal makan loh, kita gak tau itu halal atau haram.”

“Alah jamak, Cuma cemilan doang ko dipermasalahin sih,” begitulah jawabnya dengan enteng.

BACA JUGA: Sebelum Tidur, Bunda Ajarkan Hal Ini pada Anak

Ada pula cerita yang berawal dari kata “Jamak” ini. Suatu hari teman saya diterima bekerja di sebuah hotel bintang lima. Awal mula bekerja dia tidak setuju jika dimasukkan di bagian penjualan minuman yang tentu saja menyediakan minuman beralkohol.

Dia harus menerimanya karena sudah terlanjur diterima bekerja di tempat ‘wah’ itu. Dan pikirnya tidak apa-apa jika hanya sekedar menjual tanpa ikut menikmati.

Tahukah Muslimah apa yang terjadi selanjutnya?

Lambat laun dia tidak hanya menjual minuman beralkohol tapi juga ikut menikmatinya.

Lingkungan dan pergaulan memang sangat hebat dalam mengubah pola pikir serta tingkah laku seseorang atau bahkan masyarakat. Tidak usah jauh-jauh, bagi kita yang mengerti hukum Islam, sebagian besar ulama sepakat bahwa jilbab adalah wajib hukumnya.

Sayang, karena kita terbiasa melihat wanita televisi, di jalan, atau media lainnya tanpa berjilbab maka sedikit demi sedikit kita menjadi ‘terbiasa’. Padahal selemah-lemahnya iman seseorang adalah menolak kemungkaran dalam hatinya.

Coba tanyalah kepada diri sendiri apakah benar yang tertulis itu dengan keadaan kita saat ini?

Bahkan lebih parah lagi sebagian kaum muslimin ikut menikmati suguhan tayangan yang mengabaikan nilai-nilai Islam.

Bukan hanya untuk anak keturunan kita saja namun juga bagi diri kita sendiri untuk memilih lingkungan dan pergaulan yang Islami. Jangan sekali-kali mencoba untuk memberanikan diri ‘merasa’ kuat melawan kezaliman secara sendiri tanpa disertai kawan-kawan.

Karena rayuan-rayuan yang ada serta menggoda akan meruntuhkan kekuatan kita. Masih mendingan apabila kita hanya terjerumus maksiat mata, tangan, atau bahkan tubuh. Celakalah kita apabila iman kita sampai tergadaikan sebab karena pergaulan dan lingkungan.

BACA JUGA: Ukhti, Begini Cara Mendidik Anak Shaleh (2-Habis)

Banyak kisah-kisah nyata baik zaman dulu atau sekarang yang menunjukkan bahwa lingkungan dan pergaulan sangat berpengaruh kepada keimanan seseorang. Sebab itu wahai para saudaraku, masihkah kita memilih pergaulan dan lingkungan yang jauh dari kata Islami?

Loading...

Jika kita saja yang dewasa dapat terlarut dan bahkan terhanyut apalagi putra-putri kita yang masih lugu serta bersih. Televisi, radio, sekolah, kampung, atau media lainnya tetap harus kita pilih yang sesuai nilai-nilai islam agar terjaga iman di dada ini.

Semoga kita senantiasa bisa menjaga iman pada diri kita, dan ikut menjaga pula atas iman orang-orang disekitar kita. []

SUMBER: UMMI ONLINE

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline