Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Bagaimana Menyikapi Maju atau Mundur Waktu Datangnya Haid?

0

Sahabat Muslimah, misalnya seorang wanita biasanya haid pada akhir bulan lain tiba-tiba pada awal bulan. Atau biasanya haid pada awal bulan lain tiba-tiba haid pada akhir bulan. Para ulama berbeda pendapat dalam menghukumi kedua hal tersebut.

BACA JUGA: Bolehkah Wanita Haidh Berwudhu sebelum Tidur?

Namun, pendapat yang benar bahwa seorang wanita jika mendapatkan darah haid maka dia berada dalam keadaan haid dan jika tidak mendapatkannya berarti dia dalam keadaan suci, meskipun masa haidnya melebihi atau kurang dari kebiasaannya serta maju atau mundur dari waktu kebiasaannya.

Dan telah disebutkan pada pasal terdahulu dalil yang memperkuat pendapat ini, yaitu bahwa Allah telah mengaitkan hukum-hukum haid dengan keberadaan haid. Pendapat tersebut merupakan madzhab ImamAsy-Syafi’I dan menjadi pilihan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.

Pengarang kitab Al Mughni pun ikut menguatkan pendapat ini dan membelanya, katanya: “Andaikata adat kebiasaan menjadi dasar pertimbangan menurut yang disebutkan dalam madzhab, niscaya dijelaskan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada umatnya dan tidak akan ditunda-tunda lagi penjelasannya, karena tidak mungkin beliau menunda-nunda penjelasan pada saat dibutuhkan.

BACA JUGA: Bolehkah Olahraga Ketika Sedang Haid?

Isteri-isteri beliau dan kaum wanita lainnya pun membutuhkan penjelasan itu pada setiap saat, maka beliau tidak akan mengabaikan hal itu. Namun, ternyata tidak ada riwayat yang menyatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah  menyebutkan tentang adat kebiasaan ini atau menjelaskannya kecuali yang berkenaan dengan wanita yang istihadhah saja.”

[]

SUMBER: Buku: Darah Kebiasaan Wanita/Penulis: Syaikh Muhammad Bin Shaleh Al ‘Utsaimin

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline