Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Wahai Suami

0

Wahai sang suami ….
Apakah berat bagimu, untuk tersenyum di hadapan istrimu di kala dirimu masuk menemui istri tercinta, agar engkau meraih pahala dari Allah?

BACA JUGA: Suami Shalih Takkan Menghinakan dan Merendahkan Istrinya

Apakah membebanimu untuk berwajah yang berseri-seri tatkala dirimu melihat anak dan istrimu?
Apakah menyulitkanmu wahai hamba Allah, untuk merangkul istrimu, mengecup pipinya serta bercumbu disaat engkau menghampiri dirinya?

Apakah gerangan yang memberatkanmu untuk mengangkat sesuap nasi dan menyuapkannya di mulut
sang istri, agar engkau mendapat pahala?

Apakah susah, apabila engkau masuk rumah sambil mengucapkan salam dengan lengkap :
“Assalamu`alaikum Warahmatullah Wabarakatuh” agar engkau meraih 30 kebaikan?

Apakah gerangan yang membebanimu, jika engkau menuturkan untaian kata-kata yang baik yang disenangi kekasihmu, walaupun agak terpaksa, dan mengandung bohong yang dibolehkan?

Tanyalah keadaan istrimu di saat engkau masuk rumah.

Sesungguhnya ucapan baik itu adalah sedekah. Wajah yang berseri dan senyum yang manis di hadapan istri adalah sedekah.

BACA JUGA: Suami Udah Lupa Bilang Cinta?

Mengucapkan salam mengandung beberapa kebaikan. []

SUMBER: Bagaimana Merajut Benang Pernikahan Secara Islami/Penulis: Moch. Rachdie Pratama, S.Si & Runinda Pradnyamita, S.Ked



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas