Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Poligami Adalah Ujian Keimanan bagi Istri

0

Orang yang membenci poligami maka perlu dirinci apa sebab kebenciannya, apabila yang dibenci adalah ketetapan syari’atnya maka itu juga termasuk kekafiran yang menyebabkan pelakunya keluar dari Islam.

Sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ

“Yang demikian itu adalah (mereka kafir) karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Qur’an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.” [Muhammad: 9]

Adapun seorang wanita yang membenci poligami atas dasar tabiatnya yang memiliki sifat cemburu, bukan karena syari’atnnya maka hal itu adalah hal yang mubah dan bukan kekafiran, selama ia tidak menolak atau membenci syari’at poligami, apalagi mencela dan menghina.

Poligami adalah ujian keimanan bagi seorang istri. Ia diuji apakah ia lebih cinta pada Tuhannya atau pada suaminya…

Betapa banyak dijumpai…

Ketika suami ingin menunaikan poligami..

Sebagian besar istri menolak bahkan meminta cerai.

BACA JUGA: Poligami Itu Keniscayaan

Sedang poligami adalah syariatNya.

Selama suami mampu bertanggungjawab

Tidak ada alasan syar’i untuk menolaknya

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

أيُّما امرأةٍ سأَلتْ زوجَها طلاقَها مِن غيرِ بأسٍ فحرامٌ عليها رائحةُ الجنَّةِ

“Wanita mana saja yang meminta cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan syariat, maka haram baginya wangi surga” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan lainnya. shahih).

Loading...

Begitupun bagi wanita yang meminta suami menceraikan istrinya / istri lainnya, juga berdosa.

Ingatlah sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam :

“Barangsiapa yang merusak hubungan pelayannya dengan keluarganya bukanlah dia termasuk dari golongan kami dan barangsiapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia juga bukan golongan kami” (HR. Al Baihaqi). []

 

SUMBER: POLIGAMISYARIE

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline