Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Apa Hukum Menggunakan Kosmetik Pemutih Wajah?

0

Allah SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya namun kebanyakan manusia tidak menyadarinya dan mensyukurinya sehingga menjerumuskan dirinya kepada derajat yang paling rendah bahkan mungkin lebih rendah dari binatang.

Para Muslimah seharusnya menyadari jika dirinya (manusia) diciptakan dalam keadaan yang sempurna. Kelebihan dan kekurangan dimiliki setiap orang dan harus selalu disyukuri. Karena kehidupan dunia merupakan ujian dan cobaan.

BACA JUGA:Adab Berhias Bagi Laki-Laki Dan Perempuan

Iblis memiliki berbagai cara untuk membuat manusia tergelincir dari jalan yang benar.

Sebagaimana Allah Ta’alaa menceritakan tentang iblis dalam firman-Nya, “Yang dilaknati Allah dan setan itu mengatakan, “Aku pasti akan mengambil bagian tertentu dari hamba-hamba-Mu, dan pasti akan kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong pada mereka, dan akan kusuruh mereka memotong telinga-telinga binatang ternak, lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan kusuruh mereka mengubah ciptaan Allah, (lalu mereka benar-benar mengubahnya)”. Barang siapa menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sungguh dia menderita kerugian yang nyata.” (QS An-nisa: 118-119)

Maksud dari merubah ciptaan Allah ialah seperti mentato, menyambung rambut, merenggangkan gigi, mencukur dan mencabut alis, dan lain sebagainya.

Kali ini kita akan membahas tentang kosmetik pemutih wajah yang biasa digunakan wanita. Banyak yang bertanya tentang krim pemutih kulit yang mampu merubah kulit secara permanen.

Sheikh Shalih bin Munajjid menjelaskan mengenai proses pemutihan kulit.

Pertama, jika bermaksud agar lebih sempurna dan bertambah bagus dan cantik makA ini tidak boleh. Karena termasuk merubah ciptaan Allah, sejenis dengan mentato yang mendatangkan laknat bagi pelakunya sbagaiaman sabda Rasulullah SAW.

Kedua, untuk menghilangkan aib dan cacat. Seperti ada noda hitam pada tangan dan lainnya, lalu dia berusaha menghilangkannya, maka tidak megapa karena termasuk menghilangkan aib. Wallahu a’lam.

BACA JUGA: Muslimah Berhias Diri, Untuk Siapa?

Jadi bisa disimpulkan jika memakai krim pemutih dimaksudkan untuk menghilangkan aib dan cacat pada wajah maka hukumnya boleh.Seperti menghilangkan goresan bekas luka dan sebagainya.

Namun, apabila menggunakannya untuk tujuan kecantikan dalam hal bertabaruj dan diperlihatkan kepada yang bukan mahramnya maka diharamkan. Dan berdasarkan nas diatas maka memperjual belikannya pun diharamkan karena termasuk bab tolong menolong dalam kemaksiatan.

Banyaknya krim-krim yan dijual secara ilegal dan memiki efek samping yang mampu membahayakan pengguna, itu diharamkan. Wallahu A’lam. []

SUMBER: VOA ISLAM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas