Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Kenali 6 Jenis Permainan Anak yang Mendukung Tumbuh Kembangnya

0

Mainan bukan hanya sekedar alat hiburan saja untuk anak-anak. Tapi, ternyata bisa juga mendukung tumbuh kembang anak. Tanpa bermain anak bagaikan dipenjara.

Terkadang mainan ini dianggap sepele dan tidak ada gunanya, namun hal ini dibantah karena banyaknya fakta jika bermain memiliki beragam manfaat untuk anak.

Dilansir dari Very Well Family, ada enam jenis permainan anak yang dilakukan sesuai usia, suasana hati, dan latar sosial, seperti:

BACA JUGA: Studi: Sebaiknya Ajari Anak Membaca Saat Masih Bayi

1. Permainan bebas untuk bayi

Permainan ini merupakan yang paling dasar dilakukan anak-anak. Tahap permainannya mengacu pada kreativitas anak untuk menggerakkan tubuh secara acak dan tanpa tujuan. Fungsinya untuk melatih anak bebas berpikir, bergerak, dan berimajinasi tanpa aturan permainan.

Contohnya, tangkap bola, mencoba menarik perhatian anak lewat warna serta barang yang mengeluarkan bunyi. Namun, anak perlu dihindarkan dari mainan kecil, mainan yang mengeluarkan cahaya tajam, dan mainan terlalu besar.

2. Bermain sendiri untuk anak usia 2-3 tahun

Pada usia 2-3 tahun, anak-anak cenderung lebih pemalu. Dalam pemainan iniorang tua cukup memperhatikan anak ketika bermain sendiri. Mainan yang biasa dimainkan ialah boneka, mobil-mobilan dan lain sebagainya.

Mengapa orang tua membiarkan anaknya bermain sendiri? Hal ini dilakukan untuk membentuk sikap mandiri anak. Ketika tidak ada orang sekitar yang ikut bermain, anak menjadi lebih mengenal kemampuan dirinya sendiri.

3. Permainan mengamati

Bunda tidak usah khawatir jika anak tidak langsung ikut bermain Bersama teman-teman lainnya. Karena hal itu pun termasuk ke dalam permainan. Yaitu permainan mengamati. Anak akan memperhatikan bagaimana cara bermain dan aturan permainan yang sedang dilakukan oleh temannya.

4.Permainan paralel

Hal ini bisa membuat kedekatan kakak dan adik. Pasalnya mereka bisa bertukar mainan satu sama lain, meski mereka akhirnya asik dengan dunianya sendiri.

5. Permainan Asosiatif

Tahap permainan ini sama seperti permainan mengamati, tapi kali ini anak ikut menirukan gerakan permainan yang ia lihat.

Loading...

BACA JUGA: Menstimulus Perkembangan Kecerdasan Janin

6. Permainan berkelompok

Permainan ini bisa membuat anak optimis dan mampu bekerja sama dengan temannya. Permainan ini merupakan tahap akhir ketika anak sudah terbiasa bermain dengan temannya di sekolah atau lingkungan sekitar rumahnya.

Keterampilan sosial dalam komunikasi sangat diperlukan oleh anak dalam tahap ini. []

SUMBER: HELLO SEHAT

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline