Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Bayi Berkulit Merah? Ternyata Menyimpan Berbagai Gejala Penyakit lho Bunda

0

Setiap wanita baik itu telah menjadi seornag ibu ataupun belum, pasti merasa gemas ketika melihat bayi. Sikapnya yang lugu dan pipinya yang kemerah-merahan, menggoda setiap orang yang melihatnya untuk tersenyum.

Akan tetapi, tahukah bunda? Sebenarnya pipi bayi yang kemerah-merahan itu akan terjadi saat gigi bayi mulai tumbuh. Namun, pipi merah bayi bisa juga menjadi tanda jika ada penyakit yang sedang menyerang bayi.

BACA JUGA: Bunda Kenali Milia pada Bayi

Apa saja penyebab pipi kemerahan pada bayi?

Memang, umumnya pipi bayi terlihat merah saat tumbuh gigi. Kenapa bisa terjadi? Pasalnya kemerahan pada kulit bayi terjadi karena gigi bayi mulai menembus gusi, selain itu produksi air liur semakin meningkat.

Saat air liur meningkat dan mengenai kulit, maka muncullah ruam di sekitar pipi dan dagu. Keadaan ini kadang membuat bayi demam dan rasa sakit. Karena hal ini pula bayi menjadi sulit untuk tidur dna tidak mau makan.

Tapi, bunda tenang saja. Untuk mengurangi rasa sakit pada bayi, bunda bisa menempelkan kain lap yang dingin pada pipi untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan. Bunda juga harus bisa menjaga area pipi dna dagu agar tetap kering dari air liur atau ASI. Bisa juga dengan mengoleskan obat salep sesuai resep dokter.

Selain itu, pipi merah pada bayi bisa juga menandakan suatu penyakit yang sedang menyerang bayi. Antara lain:

1. Memungkinkan akibat alergi

Ruam erah pada pipi bisa diakibatkan alergi terhadap makanan. Kondisi ini bisa terjadi pada usia berapapun, ruam ini biasanya disertai rasa gatal.

Jika dibiarkan ruam akan menyebar ke bagian tubuh lain. Gejala alergi yang perlu bunda perhatikan diantaranya;  Batu, mual atau muntah, diare, hidung tersumbat, hidung meler, bersin yang terus menerus, sakit perut, sesak napas dan nyeri dada, pembengkakan wajah dan peningkatan denyut jantung (reaksi alergi berat).

Apabila bayi mengalami gejala alergi, bunda harus segera melakukan pemeriksaan pada dokter. Dan yang terpenting, bunda harus membebaskan bayi dari penyebab alerginya.

2. Fifth disease (erythema infectiosum)

Penyakit ini sering menyerang anak-anak, dibandingkan orang dewasa. Nama fifth disease (erythema infectiosum), menggambarkan gejala kemerahan pada kulit bayi seperti habis ditampar.

Selain menyebabkan pipi merah, gejala lain juga masih mungkin terjadi, seperti; sakit kepala, tubuh lemas, demam, sakit tenggorokan, mual dan hidung berair atau tersumbat.

Tahapan rona pada awalnya akan muncul pada area pipi, kemudian ke area lengan kaki, dan dalam beberapa hari atau minggu akan menyebar pada tubuh lain.

Loading...

3. Rosacea atau peradangan kulit terluar

Peradangan kulit terluar ini disebabkan oleh bakteri yang hidup di usus, tungau, dan juga masalah pada pembuluh darah di sekitar wajah.

Meski cenderung terjadi pada orang dewasa, tetapi balita juga bisa mengalaminya lho bunda.

BACA JUGA: Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas? Ini Penjelasannya

Beberapa gejala dari peradangan kulit ini perlu diperhatikan seperti; kulit menebal dan kering, pori-pori terlihat lebih besar, hidung membengkak, ada benjolan di kelopak mata dan sensasi terbakar pada kulit.

Jika gejala ini terjadi, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan obat yang sesuai untuk bayi. []

SUMBER: HELLO SEHAT



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas