Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Bolehkah Wanita Tilawah di Khalayak Ramai?

0

Semakin majunya kesadaran untuk membaca al-quran, maka semakin bagus. Selain menimbulkan kebaikan untuk diri sendiri, juga memberikan contoh yang baik terhadap orang di sekitarnya.

Di rumah terdengar suara tilawah, di jalan, di kantor, di kampus pun sama. Tapi, apabila pelakunya wanita bagaimana? Mungkin untuk tilawah di rumah tidak jadi masalah.

BACA JUGA: Muslimah, Jika Dirimu Tak Semangat Tilawah

Yang perlu dipertanyakan ialah tilawah di khalayak ramai. Bolehkah wanita melakukannya?

“Bacalah Al-Qur’an selama ia dapat mencegahmu dari perbuatan jahat, apabila ia tidak dapat lagi menahanmu dari perbuatan itu, berarti kamu belum benar-benar membacanya.” (HR At-Thabrani)

Dari hadis ini sudah ada sedikit penjelasan mengenai membaca al-quran yang mana fungsinya agar mencegah dari perbuatan yang jahat.

Adapun terkait adab dan syarat bagi wanita yang tilawah dihadapan laki-laki yang bukan mahramnya ialah:

1. Tidak boleh khalwat (berdua-duaan),
2. Senantiasa istiqamah menggunakan hijab syari,
3. Mampu menundukkan pandangan,
4. Tidak khudu’ (melembut-lembutkan atau mendayu-dayukan) suaranya.

Terkait pendapat ulama yang bergesekan dengan hadist jika suara wanita ialah aurat. Ibnu Muflih berkata, “Suara wanita ajnabiyyah bukanlah aurat menurut pendapat yang lebih kuat. Namun haram bernikmat-nikmat mendengarkan suaranya, walaupun itu suara bacaan Quran” [dari kitab Al Mubdi’ Syarah Al Muqni’]

Meskipun dalam Madzhab Imam Syafi’i suara wanita bukanlah aurat, akan tetapi permasalahannya dalam tilawah  Al-Qur’an berbeda dengan sekedar ucapan. Sebab Al-Qur’an wajib didengar, makanya tidak diperkenankan bagi seorang wanita membaca di hadapan laki-laki yang bukan mahrom.

BACA JUGA: Wanita Bekerja dengan Memperdagangkan Suara

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:

يَانِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا

“Wahai istri-istri nabi, kalian tidak sama dengan wanita-wanita yang lain, jika kalian bertakwa maka janganlah kalian melembutkan suara dalam berbicara sehingga timbullah keingin orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al-Ahzab: 32) []

SUMBER: DALAM ISLAM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas