Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Pentingkah Niat Saat Mandi Wajib?

0

Setiap wanita yang telah memasuki masa balighnya pasti akan mengalami atau datang bulan. Maka, mandi wajib atau mandi besar setelah haid bagi wanita muslimah adalah sebuah kewajiban.

Ada beberapa hadist disampaikan mengenai kewajiban muslimah untuk mandi setelah haid. Salah satunya Hadist riwayat Muslim, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan tentang kewajiban mandi haid bagi wanita muslimah.

BACA JUGA: Mandi Wajib Setelah Melahirkan Caesar

“Hendaklah seseorang di antara kamu mengambil air dan daun bidara lalu berwudlu dengan sempurna, kemudian mengguyurkan air ke bagian atas kepala dan menggosok-gosokannya dengan kuat sehingga merata ke seluruh kepalanya, selanjutnya mengguyurkan air pada anggota badannya, setelah itu, mengambil sehelai kain yang ada pengharumnya untuk bersuci dengannya. Asma’ bertanya, ”Bagaimana bersuci dengannya?” Nabi menjawab, “Subhanallah”. Maka Aisyah menerangkan dengan berkata, ”Ikutilah bekas-bekas darah.” (HR Muslim)

Nah, dari sini sudah bisa diketahui jika mandi wajib itu harus dilakukan. Dengan bertujuan untuk membersihkan diri, mensucikan kembali diri setelah dalam kondisi yang tidak suci.

Lalu, apakah penting mengucapkan niat saat mandi wajib?

BACA JUGA: Ukhti, Begini Tata Cara Mandi Wajib

Dalam mandi wajib, tentu harus ada niat. Karena niat ini penting bahkan menjadi penilaian tersendiri ketika akan beramal shaleh. Terlepas dari niat yang sering diucapkan di dalam hati, ternyata ada hal yang membuat niat mandi haid menjadi cukup penting.

Dengan berniat untuk mandi wajib, maka kita mampu memastikan bahwa waktu haid telah selesai dan bersih dari hadast besar. Karena apabila tidak ada niat, maka keinginan bersuci pun menjadi tertunda-tunda. Tentu hal ini tidak diperbolehkan atau tidak dianjurkan sama sekali. Adapun hal lainnya, yaitu memantapkan hati untuk kembali beribadah. []

SUMBER: DALAMISLAM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas