Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

3 Alasan Agar Orangtua Hindarkan Anak dari Menonton TV

0

Menonton TV bersama memang menjadi hal yang menyenangkan. Apalagi semua anggota keluarga berkumpul dan saling bersenda gurau. Tapi, apakah kegiatan itu baik untuk anak-anak, bayi, serta balita?

Apabila bunda menjadi pelaku kegiatan tersebut, maka segara hentikanlah. Karena menurut laman Healthy Childarien, ada beberapa alasan kenapa orang tua perlu menghindarkan anak, terutama bayi dan balita dari nonton TV.

BACA JUGA: Ini 12 Tips Membantu Bayi Berdiri dan Berjalan Pertama Kali (1)

1 Mengganggu Perkembangan Otak

Mengganggu Perkembangan Otak
Mengganggu perkembangan otak Foto: Ferd

Kalaupun faktanya anak sudah terbiasa menonton TV akibat kebiasaan orangtuanya, tapi ternyata mereka mereka belum mengerti makna apa yang ada dalam layar. Butuh waktu selama 18 bulan bagi otak bayi untuk berkembang.

Maka dari itu, sebelum usia 18 bulan, mereka belum bisa menghubungkan peristiwa yang ada di TV dengan yang ada di dunia nyata.

2 Proses Pembelajaran Bayi Lewat Interaksi

Proses Pembelajaran Bayi Lewat Interaksi
interaksi bayi Foto: Mother and Baby Indonesia

Bayi dan balita akan lebih mudah berinteraksi dengan orang lain secara langsung. Mereka menyukai belajar berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.

Tapi, bunda jangan terlalu sering mengajak si kecil berinteraksi lewat video call. Sebab anak membutuhkan stimulasi memegang, melempar, dan mendengar berbagai suara. Dan atas dasar inilah interaksi melalui video call tidak memenuhi berbagai stimulasi tersebut.

3 Dampak Negatif Lainnya

Dampak Negatif Lainnya
Efek negatif balita nonton tv Foto: Orami

Apabila anak menonton TV sebelum umur 18 tahun, maka itu berpotensi memiliki masalah pada atensi di usia 7 tahun.

BACA JUGA: Terbukti, 7 Cara Mendidik Anak Secara Islami

Sedangkan pada bayi, terlalu banyak nonton TV akan berdampak negatif pada perkembangan bahasa, kemampuan membaca, ingatan jangka pendek, sulit tidur, hingga sulit memperhatikan.

Dokter anak, David L. Hill, MD, FAAP pun menyarankan batasi durasi nonton TV anak jadi satu jam sehari, sebelum usia 18 bulan sampai 5 tahun. Baik itu menontonnya di ponsel ataupun di komputer. []

SUMBER: HEALTHY CHILDARIEN



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas