Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Seperti Apa Sih Istri yang Bermatabat Itu?

0

Setelah wanita menjadi seorang istri, maka ia harus menjalankan kewajiban dan kehidupannya sesuai dengan syari’at. Bukan berarti sebelum ia menjadi seorang istri, ia menjalankan kehidupannya bertolak belakang dengan syari’at.

Peran seorang istri sangat ditekankan, pasalnya ia akan menjadi pendidik yang akan menjadi contoh bagi anaknya. Akhlaknya menjadi bayangan dari akhlak suaminya.

BACA JUGA: Ini Syarat Berkuda dan Memanah untuk Muslimah

Masih berhubungan dengan hal itu, bagaimana sebenarnya posisi istri yang hidupnya hanya diperuntukan kepada suami?

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Qs. Ar-Rum: 21)

Berkaca dari Allah tersebut, untuk wanita yang sudah bersuami, maka tugas utamanya adalah melayani dan menyenangkan suami dalam berbagai aspek. Baik itu dalam mengurus, merawat, dan mendidik anak-anak dengan sebaik mungkin, serta memelihara kenyamanan dalam rumahtangga dan lingkungannya.

Adapula pahala bagi muslimah yang memiliki prinsip hidup hanya untuk suami adalah kebaikan serta kebahagiaan hidup yang tidak hanya didapatkan di dunia saja, melainkan akan mendapatkannya di akhirat nanti.

Namun, tidak berlaku bagi seorang istri yang patuh pada ucapan suami yang tidak sholih, sehingga menjauhkannya dari mencintai Penciptanya.

BACA JUGA: Pahami 6 Kriteria Muslimah Sejati Ini

Dikarenakan hal tersebut, seorang itri haruslah menjadi wanita yang bermatabat. Martabat serta harga diri yang dimiliki oleh seorang istri akan terlihat dari seperti apa sikapnya terhadap suami. Rasa cinta yang sangat tinggi kepada suami seperti menundukan pandangan kepada laki-laki lain dan menjaga kemaluannya dari segala perkara yang dilarang oleh Allah.

Tidak hanya sampai di sana, seorang istri juga harus senantiasa mematuhi perintah Allah dan Rasul-Nya. Kemudian setelah itu, ia juga senantiasa berusaha agar selalu disayangi oleh suami serta selalu menjaga suami agar selalu merasa bahagia ketika bersamanya. Wallaahu a’lam. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas