Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Jangan Mau Rugi, Ini Bahaya dari Pacaran

0

Banyaknya bahaya akibat pacaran menjadi penyebab mengapa Islam melarang pacaran. Selain daripada mendekati zina yang merupakan dosa besar, pacaran juga bisa menimbulkan berbagai macam bahaya. Berikut beberapa bahaya akibat dari pacaran:

Terjerumus ke Perzinaan

Meski ada yang meyangkla jika pacaran tidak selalu berakhir zina, tapi setiap zina selalu berawalkan pacaran. Adapun yang kembali memberikan pembelaan jika mereka menjalani pacaran yang sehat, maka jawabannya ialah itu salah besar.

BACA JUGA: Pacaran Islami, Gimana Caranya?

Tidak ada yang dinamakan pacaran yang sehat. Jikalaupun pacaran merupakan sebuah ungkapan cinta, seharusnya tindakan yang bagus ialah mendatangi keluarganya untuk menikahinya.

Meskipun ada yang meniatkan ingin menikah, tapi baiknya tidak diawali dengan pacaran. Sebab ibadah tidak bisa diawali dengan dosa.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.” (H. R Bukhari).

Dapat Melemahkan Iman

Dapat dikatakan jika semakin sering berbuat dosa, maka semakin lemah iman. Apa maksudnya?

Sudah cukup jelas, jika orang yang memiliki iman yang kuat itu akan mengindari perbuatan yang dilarang oleh Allah. Salah satunya pacaran.

Setiap orang yang berbuat dosa, selalu ada iblis yang menemaninya. Membisikan berbagai rayuan agar orang itu semakin terjerumus dalam dosa. Iming-imingnya sangat indah jika dibayangkan, padahal kesemuanya hanya pemuas nafsu belaka.

Mengajarkan Kita pada Kemunafikkan

Mengaoa orang yang pacaran itu mengajarkan diri untuk menjadi munafik? Sebab, tak jarang berbohong tentang banyak hal hanya demi membuat pasangannya senang. Bahkan mengumbar janji-janji yang belum tentu bisa ditepati.

Mampu Mengurangi Produktivitas dan Minat Belajar

Siapa bilang pacaran bisa membuat semangat belajar?

Awal hukum pacarana itu dosa. Semakin lama pacaran semakin banyak dosa menumpuk. Apabila pacaran itu memberikan dampak positif, seharusnya mereka semakin banyak mengkaji. Maka, dengan banyak mengkaji mereka akan tersadar yang dilakukannya salah.

Loading...

Namun, itulah karena pacaran tidak membawa dampak baik akhirnya berefek kurangnya produktivitas dan minat belajar.

Hidup Boros

Hidup boros? Bagaimana bisa?

Mentraktir pasangan, memberikan hadiah dan lain sebagainya. Itu menunjukan jika pacaran membuat hidup boros. Ingat jika harta yang di dapatkan dan untuk apa harta itu digunakan akan dihisab nantinya.

Pemicu Menindak Kriminal

Sudah bukan rahasia lagi, jika pacaran pun menjadi penyebab tindak kriminal. Akibat dari berebut pacar adakalanya remaja membunuh remaja lainnya.

BACA JUGA: Anak Pacaran, Orang Tua yang Berdosa?

Rasulullah Shalalahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, beliau memberikan saran seperti berikut, “Wahai generasi muda, barang siapa di antara kalian telah mampu seta berkeinginan menikah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa diantara kalian belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penghalang untuk melawan gejolak nafsu.” (H. R. Bukhari, Muslim, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi).

Akhirnya, pacaran hanya membuat banyak waktu terbuang. Cinta setengah mati, kata mereka. Sampai mengalahkan cintanya pada Sang Pencipta pun terabaikan. Naudzubillah. []

SUMBER: DALAM ISLAM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas