Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ini Solusi Ketika Kantuk Menyerang Saat Shalat

0

Tanya:

Assalamualaikum, ustad.

Saya telah membaca hadits di Bukhori yang mengatakan bahwa orang muslim agar tidak shalat sementara dia merasa mengantuk. Akan tetapi, saya belum tahu batasan sampai mengantuk yang dimaksudnya dari hadits itu.

Oleh karena itu, saya masih sering menunaikan shalat subuh, sementara saya merasa mengantuk.  Karena kalau saya tidur lebih dulu, saya kira itu akan membuat saya melewatkan waktu shalat subuh.

BACA JUGA: Ibu Hamil Tetap Shalat? Bagaimana Caranya?

Ngantuk yang saya rasakan tidak terlalu berat dan saya masih mampu memahami apa yang saya katakan.

Jawaban:

Wa’alaikum salam.

Mengantuk ada beberapa faktornya, mulai dari faktor penyakit tubuh yang berefek mudah ngantuk, seperti anemia hingga kelelahan fisik dan pikiran akibat pekerjaan dan aktivitas yang dilakukannya.

 

Namun, jika memang ngantuk itu menjadi kebiasaan, maka ada baiknya siasati sejak awal dengan berbagai cara agar ngantuk tidak menyerang saat shalat. Atau bisa juga dengan tidur sesaat sebelum masuk waktu shalat.

Tapi, apabila sudah punya cara tersendiri dan itu cukup ampuh ya teruskan. Adapula jika memang rasa ngantuk itu sudah sampai pada titik berat hingga tidak sadar apa yang diucapkan, maka lebih baik baginya untuk menghentikan shalatnya kemudian tidur beberapa saat untuk mengurangi rasa kantuknya.

Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Anas radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Jika di antara kalian ada yang ngantuk ketika shalat hendaknya dia tidur sampai menyadari apa yang diucapkan.” (HR. Al-Bukhari, bab Wudhu, no. 206)

Memang ada sebagian ulama berpendapat hadits Anas di atas adalah khusus untuk shalat tahajjud. Namun, pada daasarnya mayoritas ulama menjelaskan bahwa hadits tersebut berlaku untuk umum, termasuk shalat lima waktu.

Karena shalat itu dubutuhkan kehadiran hati dan khusyuk. Maka, apapun yang dapat menghilangkan keduanya, sebisa mungkin untuk disingkirkan.

BACA JUGA: Bukan Hanya Sekedar Syarat Sah Shalat, Ini Manfaat Wudhu

Syaikh Abdul Aziz bin Marzuq ath-Thurifi mengatakan, “Khusyuk dan hadirnya hati merupakan ‘ruh’ dari shalat.” (Al-Mujiz Fi Shifati Shalatin Nabi, 9)

Loading...

Dalam hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Jika di antara kalian ada yang ngantuk ketika shalat hendaknya dia tidur hingga hilang ngantuknya. Karena jika salah seorang di antara kalian tetap shalat, sedangkan ia dalam keadaan ngantuk, ia tidak akan tahu, mungkin ia bermaksud meminta ampun tetapi ternyata ia malah mencela dirinya sendiri.” (HR. Al-Bukhari no. 212 dan Muslim no. 786) []

SUMBER: TANYA JAWAB TENTANG ISLAM



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas