Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Cukur Rambut Bayi Seperti Pelangi, Bolehkah?

0

Mencukur merupakan salah satu kebiasaan baik seorang muslim, termasuk bayi. Orangtua harus memperhatikan cara mencukur bayi yang sesuai dengan ketentuan syara’, sebab mencukur rambut bayi harus secara keseluruhan bukan dilakukan dengan al Qaza’.

Al qaza’ artinya mencukur sebagian rambut bayi dan sebagian yang lainnya dibeberapa bagian tanpa dicukur sehingga seperti pelangi. [1]

Ibnu Umar meriwayatkan bahwa rasulullah melarang qaza’. Aku bertanya kepada Nafi’, “Apakah qaza’ itu?”, Nafi’ menjawab,” Mencukur sebagian rambut bayi dan mebiarkan sebagian yang lain.” [2]

Makna yang dimaksud dan yang menjadi tuntutan ialahmencukur rambut kepala secara keseluruhan. Karena mencukur sebagian dan membiarkan sebagian yang lain bertentngan dengan kepribadian seorang muslim yang seharusnya berbeda dengan kepribadian dan akidah pemeluk agama lain, dan beberapa pula dengan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang fasik serta orang-orang yang tidak mengindahkan norma-norma akhlak yang baik. Adakalanya model potongan rambut seperti pelangi ini menyerupai model potongan rambut yang disukai oleh orang-orang kafir. Wallahu’alam []

Referensi:

[1] An Nihayah, Ibnul Atsir, bab Qaza’

[2] HR. Bukhari, Kitabul Libas (5465); Muslim, Kitabul Libas waz Zinah (3959); Ibnul Majah, Kitabul Libas (3527); dan Ahmad, Musnadul Muktsirin (4928). Teks hadits ini menurut apa yang ada pada Muslim.

Sumber: Syaikh Jamal Abdurrahman. Islamic Parenting Pendidikan Anak Metode Nabi. Solo: PT Aqwam Media Profetika



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline