Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Nafkah Terhenti pada Kondisi-kondisi Ini

0

Dalam sebuah rumah tangga, tentu saja istri sebagai management keluarga dan suami sebagai pemimpinnya. Selain daripada suami yang mengarahkan pada jalan kebenaran, ia pun wajib memberikan kesejahteraan. Maka, dalam Islam, suami wajib memberikan nafkah kepada Istri.

Kewajiban memenuhi nafkah untuk keluarga harus dilakukan agar kesejahteraan bisa tercapai. Namun, dalam kondisi-kondisi tertentu, bisa saja kewajiban memberi nafkah itu terhenti. Pada kondisi apa sajakah itu?

BACA JUGA: Keutamaan Menafkahi Keluarga

1. Jika istri membangkang atau tidak mengizinkan suami menggaulinya. Karena nafkah adalah konpensasi untuk menikmatinya. Jadi jika suami tidak dapat menikmatinya, maka otomatis nafkah terhadapnya akan terhenti.

2. Apabila ditalak dengan talak raj’i dihentikan jika masa iddahnya telah habis. Karena dengan selesainya wanita tersebut menjalani masa iddah, maka ia menjadi orang lain bagi suaminya.

3. Nafkah terhadap wanita hamil dihentikan jika ia telah melahirkan bayinya. Namun jika wanita itu menyusui anaknya, maka ia berhak mendapatkan upah atas susuannya. Karena Allah Ta’ala berfirman, “Kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak) untuk kalian, maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kalian dengan baik,” (QS. Ath-Thalaq: 6).

BACA JUGA: Suami Tak Memberi Nafkah, Apa Masih Wajib Taat Padanya?

4. Nafkah terhadap orangtua dihentikan jika orangtuanya telah kaya, atau ia (anaknya) jatuh miskin dalam arti tidak mempunyai sisa uang dari makanan sehari-harinya. Karena Allah Ta’ala tidak membebani seseorang kecuali dengan apa yang Dia berikan kepadanya.

5. Nafkah terhadap anak laki-laki dihentikan jika telah baligh dan nafkah terhadap anak perempuan dihentikan jika telah menikah. Namun, dikecualikan jika anak laki-laki yang telah baligh itu menderita sakit atau gila, maka nafkah terhadapnya tetap menjadi tanggungan ayahnya. []

Referensi: Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim/Karya: Abu Bakr Jabir Al-Jazairi/Penerbit: Darul Falah



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline