Cerita di Balik 12 Zodiak, Mulai dari Simbol sampai Dewa!

Cerita di Balik 12 Zodiak, Mulai dari Simbol sampai Dewa!

Zodiak bukanlah hal yang asing lagi bagi kita. Ramalan nasib manusia berdasarkan pergerakan benda-benda langit. Ada yang percaya, tersedia yang tidak. Ada yang mengelak yakin alih-alih cuma untuk seru-seruan, tersedia yang berpendapat bahwa cuma itu sama saja dengan yakin dan itu berbahaya.

Ssstt… Untuk sekarang, kesampingkan dulu rasa yakin atau tidak percayamu itu. Seperti yang kami ketahui, tersedia 12 zodiak berdasarkan bulan kelahiran seseorang. Setiap zodiak punyai lambang dan cerita yang berbeda-beda. Yuk review cerita-ceritanya di bawah ini!

1. Aries (21 Maret – 19 April)
Simbol Aries berasal dari tokoh mitologi domba jantan berbulu emas yang mampu terbang, yakni Chrysomallus. Peri Awan Nephele mengirimnya untuk menyelamatkan ke-2 anaknya, Phrixus dan Helle, yang dapat dikurbankan kepada para Dewa urutan zodiak .

Lambang tanduk emas pada Aries adalah lambang dari domba tersebut. Ketika menyelamatkan ke-2 anak Peri Awan Nephele, keliru satunya jatuh dan meninggal. Merasa bersalah, ia terbang ke Surga untuk mengurbankan dirinya sendiri kepada para Dewa. Atas jasanya inilah, Chrysomallus mendapat sebuah tempat di para bintang sebagai konstelasi Aries oleh Zeus.

Banteng jantan adalah lambang Taurus. Banteng melambangkan Dewa Zeus yang kuat dan hebat, dan juga suka mengubah-ubah dirinya sendiri. Menurut mitologi Yunani, banteng ini sebetulnya adalah Dewa Zeus, yang katanya sebetulnya hobi mengubah-ngubah diri.

Europa, seorang putri dari lokasi Phoenicia di Timur Tengah, menarik perhatian Zeus. Zeus menampakkan dirinya di dalam bentuk banteng putih yang menakjubkan untuk menarik hati Europa. Europa tertarik dan menaiki banteng tersebut.

Mereka pergi melintasi samudra ke sebuah lokasi di Yunani Kuno. Namun di sana Zeus merubah dirinya lagi menyerupai elang lantas memperkosa Europa. Atas tindakan dan perselingkuhan tersebut, Zeus letakkan lambang banteng di antara para bintang-bintang Taurus.

3. Gemini (21 Mei – 20 Juni)
Gemini disimbolkan dengan dua anak kembar. Asalnya dari tokoh mitologi Yunani, Castor dan Pollux. Mereka adalah kakak beradik kembar, anak dari Leda dengan ayah yang berbeda. Ayah Castor adalah Tyndarus, seorang raja dari Sparta, sedangkan ayah Pollux adalah Dewa Zeus. Sebagai darah daging Zeus, Pollux abadi.

Hubungan Castor dan Pollux amat erat. Mereka tampan dan sama-sama suka berpetualang. Menjadi dewasa, Castor dikenal sebagai penunggang kuda yang hebat, dan Pollux dikenal sebagai seseorang dengan kemampuan yang luar biasa.

Di sebuah perang, Castor gugur. Pollux putus asa dan berharap Zeus untuk mencabut keabadiannya sehingga ia mampu meninggal. Namun Zeus menolaknya. Zeus mengakibatkan mereka berdua dengan selamanya sebagai konstelasi bintang kembar, yakni Gemini.

4. Cancer (21 Juni – 22 Juli)
Cerita perihal Cancer berasal dari kisah Hercules (Heracles) yang ditugaskan untuk membunuh Lernaean Hydra, seekor ular air dengan ratusan kepala. Hera, istri Zeus yang terhitung keliru satu musuk Hercules, memerintahkan seekor kepiting raksasa untuk ikut menopang Hydra melawan Hercules.

Kepiting raksasa selanjutnya sempat sukses mengakibatkan Hercules kesakitan luar biasa dengan capitnya, tetapi Hercules sukses menghancurkan sang kepiting. Meskipun sang kepiting kalah, Hera selamanya terasa bangga terhadapnya dan mengimbuhkan tempat di kalangan bintang sebagai Cancer.

5. Leo (23 Juli – 22 Agustus)
Singa sebagai lambang zodiak Leo terhitung berasal dari kisah Hercules. Singa Nemean adalah halangan pertama Hercules. Singa ini berbulu emas dan punyai kulit yang tidak mampu ditembus oleh senjata apapun.

Hercules sukses membunuh singa Nemea dengan melemparkan potongan kayu ke arah tenggorokannya dan ia mati tersedak. Digunakannya cakar singa untuk merobek kulit singa tersebut, kemudian bulu-bulu singa digunakannya sebagai pakaiannya untuk merawat di dalam perang selanjutnya. Pertarungan yang megah itu mengakibatkan Zeus sediakan tempat kepada singa Nemea di rasi bintang untuk konstelasi Leo.

6. Virgo (23 Agustus – 22 September)
Asal mula zodiak Virgo dimulai dari kisah Pandora, wanita yang diciptakan oleh Dewa Keterampilan Hephaestus. Pandora mengakses kotak terlarang sehingga semua kejahatan turun ke dunia, terhitung kematian. Hal selanjutnya mengakibatkan semua Dewa yang tersedia di bumi lagi ke surga sehingga terhindar dari kejahatan-kejahatan itu.

Simbol wanita perawan pada zodiak Virgo melambangkan kesucian, kepolosan, dan kemurnian Dewi Astraea, Dewi yang paling terakhir lagi ke surga. Astraea diberikan tempat di rasi bintang sebagai bentuk peringatan dari hilangnya kesucian, kepolosan, dan kemurnian di bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.