Gaji Pas-Pasan? Ini Dia 5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan!

Gaji Pas-Pasan? Ini Dia 5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan!

Walaupun gaji pas-pasan, tersedia baiknya anda selamanya mempunyai asuransi kesehatan pribadi. Yuk review artikelnya sehingga menyadari 5 tips memilih asuransi kesehatan!

Asuransi kesehatan sanggup menopang anda bersiap hadapi ongkos tempat tinggal sakit yang tidak murah. Namun, sayangnya banyak orang yang tidak terlampau mementingkan asuransi kesehatan, sebab gajinya yang pas-pasan.

Pertanyaannya adalah, “Apakah orang yang gajinya pas-pasan selamanya butuh asuransi kesehatan?” Jawabannya adalah ya. Justru mereka akan lebih membutuhkan asuransi kesehatan sebagai wujud dukungan finansial sekiranya mereka jatuh sakit.

Namun, sediakan bujet untuk premi asuransi bagi mereka yang bergaji pas-pasan itu tidak mudah. Makanya daripada bingung, mending review pernah tips memilih asuransi kesehatan!

Baca juga: Beli Asuransi Jiwa Lebih Mudah Lewat Modal Rakyat informasi asuransi terlengkap
Sebelumnya, apa itu asuransi kesehatan?
Bagi anda yang masih awam, asuransi kesehatan adalah sebuah type asuransi yang sanggup meringankan beban ongkos tempat tinggal sakit sekiranya anda atau bagian keluarga mendadak jatuh sakit. Sama seperti asuransi lainnya, asuransi kesehatan berikan dukungan finansial saat risiko penyakit datang.

Tergantung produknya, asuransi kesehatan sanggup meng-cover berbagai macam hal. Mulai dari sebagian atau keseluruhan ongkos laboratorium, perawatan rawat jalan (out-patient), rawat inap (in-patient), lebih-lebih sampai ongkos operasi dan rawat ICU.

Banyak orang masih mempertanyakan apakah mereka membutuhkan asuransi kesehatan. Padahal asuransi kesehatan sanggup menopang menanggulangi ongkos kesehatan yang mahal dan harganya konsisten melonjak naik per tahunnya. Kemungkinan mereka terasa belum membutuhkan sebab harganya yang sering kali mahal atau di luar kebolehan mereka.

Padahal ini tidak benar, sebab tersedia sebagian segi yang sanggup merubah produk asuransi kesehatan untuk menjadi mahal. Kamu sanggup memilih produk yang lebih terjangkau kalau masih pas-pasan.

 

Apa saja type asuransi kesehatan? rawat inap kamar rumah sakit
Ada berbagai macam type asuransi kesehatan di luar sana. Contohnya saja seperti:

Asuransi kesehatan keluarga atau individu.
Asuransi kesehatan syariah atau konvensional.

Asuransi kesehatan murni atau unit link.
Asuransi kesehatan cashless atau reimbursement.
Asuransi kesehatan mesti (BPJS Kesehatan) atau tidak mesti (swasta).

Dan banyak lainnya.
Kita akan sedikit membicarakan sebagian type di didalam artikel ini, tapi tidak semuanya. Yang mesti kita bahas sekarang adalah, “Apakah butuh asuransi kesehatan swasta sekiranya telah mempunyai BPJS Kesehatan?”

 

BPJS Kesehatan atau Asuransi Swasta?
Pasalnya, BPJS Kesehatan sebenarnya jauh lebih terjangkau dan premi yang flat tanpa menyaksikan umur, kelamin, atau suasana kesehatan. Namun, BPJS Kesehatan masih punyai sebagian sebagian kelemahan, seperti tidak sanggup menanggulangi pasien bersama dengan cepat, mengharuskan pasien memeriksakan diri ke faskes (fasilitas kesehatan), dan tidak sanggup mempunyai kebebasan untuk memilih tempat tinggal sakit rujukan.

Jika suasana keuangan memungkinkan, tersedia baiknya anda juga punyai asuransi swasta selain BPJS Kesehatan. Untuk suasana darurat, seperti mesti dirawat di tempat tinggal sakit dan/atau penanganan medis yang cepat, anda sanggup memanfaatkan asuransi kesehatan swasta.

Kamu juga sanggup beroleh asuransi kesehatan swasta yang harganya setara bersama dengan atau lebih-lebih lebih tidak mahal dari BPJS Kesehatan. Kamu sanggup mencoba bersama dengan menelusuri produk-produk asuransi online.

 

5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan
Walaupun gaji pas-pasan, anda selamanya sanggup punyai asuransi kesehatan swasta bersama dengan 5 tips berikut. Dengan begitu, anda pun sanggup memilih produk asuransi kesehatan terbaik untuk kamu.

1. Beli asuransi saat masih sehat
Banyak orang yang belum menyadari bahwa asuransi mesti didaftarkan sebelum saat jatuh sakit, bukan selagi telah sakit. Hal ini sebab terdapatnya sebagian keputusan (lihat tips #4) yang mengakibatkan asuransi tidak sanggup diklaim langsung setelah pembelian.

Asuransi kesehatan itu bagaikan investasi masa depan. Kamu membelinya kalau nanti jatuh sakit, bukan selagi jatuh sakit. Selain itu, tersedia baiknya kalau anda membeli selagi masih muda. Hal ini sebab selain anda lebih sehat, tapi premi asuransi anda pun akan lebih tidak mahal dibandingkan kalau telah tua.

2. Pilih premi cocok kemampuan
Premi merupakan harga yang mesti dibayar kepada pihak perusahaan asuransi, sanggup bulanan atau tahunan. Kamu mesti sanggup memastikan bahwa produk asuransi yang anda memilih mempunyai premi yang anda sanggup bayar.

Contohnya adalah kasus Budi. Dia mempunyai gaji UMR Jakarta, yaitu Rp4.000.000. Berikut jatah pengeluaran Budi per bulannya:

Rp1.500.000 untuk ongkos kos di Jakarta
Rp1.000.000 untuk ongkos makan
Rp500.000 untuk tagihan listrik dan air
Rp300.000 untuk ongkos transportasi umum
Rp500.000 untuk tabungan dan investasi
Ini bermakna Budi mempunyai kira-kira Rp200 ribu untuk asuransi per bulannya. Berarti Budi mempunyai lumayan uang untuk beroleh BPJS Kesehatan Kelas II (sekitar Rp100rb) dan asuransi swasta. Namun mesti sanggup mencari yang sebesar Rp100rb saja.

Kamu sanggup mencoba bersama dengan menyaksikan asuransi online. Tanpa perantara dan proses yang ribet, umumnya asuransi online menawarkan harga yang lebih terjangkau. Dengan bujet di bawah Rp100rb per bulan pun sanggup terwujud. Malah kalau di Super You by Sequis Online, anda sanggup beroleh asuransi kesehatan cuma terasa dari Rp39.500 saja per bulan.

3. Periksa apakah sanggup double claim
Pastikan anda telah mengecek lagi kepada perusahaan asuransi bahwa mereka mempunyai fitur double claim atau klaim ganda. Klaim ganda bermakna anda sanggup jalankan klaim untuk suatu kasus bersama dengan lebih dari satu perusahaan asuransi.

Misalnya anda mempunyai asuransi kesehatan dari kantor dan punyai asuransi swasta. Keduanya sanggup diklaim untuk menutupi keseluruhan tagihan tempat tinggal sakit, sehingga anda tidak mesti membayar lagi.

4. Periksa detil polis bersama dengan teliti
Ada banyak perihal yang tercantum didalam polis asuransi yang sanggup anda mesti ketahui selagi membeli produk asuransi kesehatan. Namun, anda mesti lebih fokus kepada 3 perihal tersebut untuk asuransi kesehatan:

Manfaat asuransi yang didapat. Bukan cuma kasus seberapa besar kegunaan yang didapat, tapi anda mesti menyadari apa saja kegunaan yang didapatkan. Apakah cuma rawat inap atau sanggup rawat jalan? Apakah menjadi satu bersama dengan asuransi jiwa juga di dalamnya? Perhatikan juga sekiranya kegunaan yang didapat merupakan hospital benefit (ditanggung cocok ongkos medis tapi tersedia limit per tahunnya) atau cash plan (santunan tunai harian).
Metode klaim. Apakah cashless atau reimbursement? Biasanya cashless lebih mahal, tapi reimbursement bermakna anda mesti menalangi ongkos tagihan tempat tinggal sakit khususnya dahulu sebelum saat mendapat tukar rugi.
Masa tunggu. Asuransi kesehatan umumnya mempunyai masa tunggu di mana nasabah tidak sanggup mengajukan klaim sepanjang masa itu. Hal ini untuk menahan kasus di mana nasabah telah sakit saat membeli asuransi (pre-existing conditions).
5. Pilih asuransi kesehatan murni
Ada dua type asuransi, yaitu murni dan unit link. Unit link merupakan type asuransi yang mempunyai unsur investasi di dalamnya. Namun, asuransi unit link sering kali preminya lebih mahal dibandingkan asuransi kesehatan murni.

Bagi anda yang mempunyai gaji pas-pasan, direkomendasikan untuk memilih asuransi kesehatan murni. Jika anda menginginkan investasi, maka anda sanggup mendapatkannya secara terpisah. Dengan begitu, anda pun sanggup beroleh dukungan yang lebih optimal dari asuransi murni bersama dengan harga yang lebih murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *